Ketik disini

Kriminal

Penyidik Sita Dokumen

Bagikan

MATARAMA�– Proses penyidikan kasus dugaan korusi CPNS kategori dua (K2) di Kabupaten Dompu belum juga menemui titik terang. Padahal sejumlah saksi dan ahli, seperti dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) hingga Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah diperiksa penyidik.

Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengatakan, penyidikan terkait kasus CPNS K2 merupakan hal baru bagi Polda NTB. Karena itu, dia tak ingin terjadi kesalahan dalam proses penyidikan ini.

a�?Ini masalah hal baru, maka perlu kehati-hatian,a�? kata Umar.

Kehatian-hatian tersebut, lanjut Umar, terkait pada penentuan tersangka. Jangan sampai ketika tersangka telah ditetapkan, penyidik terkesan buru-buru. Mentah dalam kesaksian maupun pembuktian.

a�?Jadi kita harapkan tidak terjadi kegaduhan, tetapi proses penyidikan tetap berjalan,a�? ujarnya.

Mengenai progres penyidikan, Umar mengatakan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Baik dari pihak pelapor, maupun pihak-pihak yang mengetahui proses CPNS K2..

Seperti pemeriksaan yang dilakukan terhadap mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dompu, belum lama ini. Menurut Umar, pemeriksaan terhadap mantan Kepala BKD berkaitan dengan kebijakan lama mengenai CPNS K2.

a�?Kita pasti perlu tahu penjelasan dari mantan Kepala BKD, karena dia yang tahu,a�? jelas dia.

Selain pemeriksaan terhadap saksi-saksi, penyidik juga telah menyita barang bukti berupa dokumen proses seleksi hingga pengangkatan CPNS K2 Dompu.

a�?Itu yang kita lakukan sekarang, yang nantinya akan menjurus pada penetapan tersangka,a�? tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka