Ketik disini

Kriminal

Lapas dan Imigrasi Bersih-bersih Pungli

Bagikan

MATARAMA�– Pungutan liar (Pungli) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Imigrasi Mataram, masih terus terjadi. Hal tersebut juga diakui Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB Sevial Akmily.

Menurut dia, modus pungli di lapas maupun rumah tahanan (Rutan) di bawah Kemenkumham, terjadi setiap waktu kunjungan. a�?Sering katanya ada pungutan, itu yang sekarang kita pantau,a�? kata Sevial, kemarin (7/11).

Selain lapas, pungli pun terjadi di Imigrasi Mataram. Sevial mengatakan, di Imigrasi setiap pemohon paspor pasti ada pungutan-pungutan di luar jalur resmi. a�?Kita tahu sendirilah ya, pemohon paspor pasti ada pungutan,a�? ungkapnya.

Karena itu,A� Sevial mengatakan, Kemenkumham kini menyatakan perang terhadap pungli. Hal tersebut diwujudkan dengan pembentukan Unit Pemberantasan Pungli (UPP). Dalam UPP, terdapat tiga tim yang berfungsi sebagai pencegahan, pemberantasan pungli dan penegakan hukum.

a�?Tiga tim, kurang lebih ada 33 orang,a�? kata dia, usai pengukuhan tim UPP di Kantor Kemenkumham NTB.

Sevial menjelaskan, nanti tim UPP akan melakukan operasi intelijen terhadap oknum petugas. Mereka akan ditempatkan di setiap objek pelayanan publik di lingkungan Kemenkumham NTB.

a�?Nanti kita tempatkan di kantor Imigrasi, Lapas, dan Rutan,a�? jelasnya.

Lebih lanjut, kata dia, tim pemberantasan pungli yang dibentuk Kemenkumham merupakan instruksi langsung dari pusat. Karena itu, pihaknya memutuskan untuk tidak bergabung dengan tim Sapu Bersih Pungli yang dibentuk Pemprov NTB.

a�?Kami selaku intansi vertikal, membentuk sendiri tim pemberantasan pungli. Tapi koordinasi tetapi kami lakukan dengan pemprov,a�? kata dia.

Pembentukan tim UPP, sebagai betuk reformasi birokrasi dan memulihkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Kemenkumham yang bersih dan transparan.

Menurut Sevial, tuntutan pemberantasan pungli sudah sangat masif. Maka pemberantasannya pun tidak bisa dilakukan melalui retorika biasa. Perlu ada aksi nyata, menekan pungli.

a�?Kalau ada masyarakat yang menemukan dan melihat langsung, tolong dilaporkan. Agar kita bisa melakukan pembenahan dan perbaikan,a�? ujarnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka