Ketik disini

Metropolis

Pertamanan Pantang Mundur!

Bagikan

MATARAM – Operasi gabungan penindakan reklame liar terus berjalan. Pemkot Mataram menepati janjinya untuk tak tunduk pada para pelanggar aturan.

Hingga kini, reklame-reklame yang melanggar terus ditertibkan. a�?Kita harap operasi ini bisa meningkatkan kesadaran para pengusaha,a�? Kadis Pendapatan Daerah (Penda) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi berujar.

Dia mengatakan, sebagian memang sudah mengurus izin, namun masih ada yang hingga kini belum melengkapinya. Itulah yang membuat pihaknya sebagai salah satu bagian tim terus melakukan penyisiran. a�?Supaya lebih tertata, mereka juga ada kewajiban,a�? katanya.

Hak Pemkot Mataram atas manfaat yang diperoleh si pengusaha tak boleh dikesampingkan. Selain harus membayar pajak, ia juga mengingatkan kalau izin adalah hal lain yang juga wajib dimiliki.

Untuk urusan izin, Badan Penananaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) adalah pihak yang mengurusinya.

Terkait reklame, Kepala BPMP2T Cokorda Sudira mengatakan, tak ada alasan untuk tak mengurus izin. Terlebih segala peryaratan sudah sangat jelas, dengan proses yang juga transparan. a�?Tidak benar itu kalau dibilang ribet urus izin,a�? tegasnya.

Bahkan segala ketentuan sudah dirinci sangat lengkap dalam sejumlah brosur sederhana yang disiapkan. Penjelasan mengenai persyaratan reklame tetapA� ataupun reklame insidentil juga telah jelas. Termasuk pula menyangkut perpanjangan izin. a�?Kita bekerja dengan ketentuan dan aturan yang jelas,a�? ujarnya.

Hal itu menjadi penegas dukungan terhadap Dinas Pertamanan Kota Mataram yang memimpin operasi penertiban. Kadis Pertamanan Kota Mataram H Kemal Islam mengatakan operasi akan terus dilakukan hingga akhir tahun. Tak ada alasan bagi pihaknya untuk mengendorkan penertiban.

Terlebih hasil dari operasi, berupa peningkatan kesadaran pengusaha dan tampilan kota yang lebih baik mulai terlihat. a�?Silakan urus izin dan bayar pajak, supaya semuanya lancar,a�? ujarnya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka