Ketik disini

Headline Praya

Surplus Anggaran, untuk Bayar Hutang

Bagikan

PRAYAA�– Pemkab Lombok Tengah (Loteng), mengklaim mengalami surplus anggaran sebesar Rp 17,1 miliar di APBD murni tahun 2017 mendatang. Dana segar itu pun, akan digunakan untuk membayar hutang kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) atau sebelumnya bernama PT Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

a�?Dana itu, merupakan selisih positif antara pendapatan daerah dengan belanja daerah,a�? kata Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, kemarin (7/11) dalam sambutannya pada sidang paripurna pembahasan KUA-PPAS APBD murni tahun anggaran 2017.

Dengan begitu, kata Pathul postur anggaran pada APBD murni tahun 2017 mendatang, dalam posisi berimbang. Jika ada perubahan kebijakan anggaran dari pusat maupun provinsi, maka Pemkab akan melakukan penyesuaian anggaran, dengan mengacu pada ketentuan hukum yang ada.

Total APBD murni tahun anggaran 2017 mendatang, beber Pathul sebesar Rp 1,390 triliun lebih. Anggaran itu bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 170, 29 miliar, dana perimbangan Rp 1,078 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 141,97 miliar.

A�a�?Selanjutnya, anggaran itu digunakan untuk kebutuhan belanja tidak langsung dan belanja langsung,a�? kata orang nomor dua di Loteng tersebut.

Untuk belanja tidak langsung, kata Pathul dianggarkan sebesar Rp 900,138 miliar atau 66 persen. Sisanya, digunakan untuk belanja langsung sebesar Rp 473,044 miliar atau 34 persen. Belanja anggaran tertinggi, tekannya masih didominasi pada belanja pegawai sebesar Rp 672,771 miliar.

A�a�?Hal-hal yang lain secara rinci dan lengkap, akan tertuang dalam dokumen nota keuangan Raperda APBD murni tahun anggaran 2017,a�? ujar Pathul.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka