Ketik disini

Praya

Korban Kapal Tenggelam Dapat Bantuan

Bagikan

PRAYA – Bantuan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) korban kapal tenggelam di Batam asal Lombok Tengah (Loteng), mulai berdatangan. Keluarga korban sampai lupa, siapa saja yang membawa bantuan sosial yang dimaksud, dari uang, beras, gula dan kebutuhan sembako.a�?Alhamdulillah, itu artinya kita peduli antar sesama,a�? kata Anggota DPD RI HL Suhaimi Ismy, kemarin (8/11) saat menyalurkan bantuan berupa uang dan gula.

A�Kendati demikian, pihaknya berharap pemerintah, dalam hal ini Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) ikut turun tangan membantu. Mereka diminta menyiapkan santunan kepada keluarga korban, yang ditinggalkan.

Salah satunya, kata Suhaimi yaitu Nurlaila, anak dari Makhrun warga Dusun Tanak Embang Daye Desa Selebung, Batukliang. Ia meminta, agar siswa kelas II SMP Batukliang itu, tetap bersekolah. a�?Insya Alllah, ada saja rizki. Yang sabar dan tabah anakku,a�? serunya dihadapan keluarga yang lain.

Di tempat itu, ada tiga peti jenazah yang sudah dimakamkan, meliputi Makhrun, Zaenab dan Aisyah. Sementara, satunya lagi atas nama Atun sampai sekarang, keluarga belum diketahui perkembangannya, apalah selamat atau meninggal dunia. a�?Saya minta, pemerintah memetik pelajaran dari masalah ini,a�? seru Suhaimi.

Maksudnya, pemerintah harus memberikan jaminan kemudahan pelayanan pemberangkatan TKI ke luar negeri, tidak berbelit-belit dan menyulitkan. Jika tidak mampu, maka pemerintah harus menyediakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya di dalam negeri.

A�a�?Kita tidak ingin, kasus yang sama terjadi lagi. Kasihan keluarga korban yang ditinggalkan, apalagi masih anak-anak,a�? ujarnya.

A�Selain itu, pihaknya juga menyambengi keluarga korban Rukmin warga Dusun Wage Desa Batujai, Praya Barat. Ditempat itu ia menyalurkan bantuan berupa uang dan gula.

a�?Alhamdulillah, terima kasih,a�? cetus keluarga Rukmin.

Hal yang sama dikatakan Amaq Mukminah. Pria yang memiliki anak, menantu dan cucu yang tewas sekeluarga itu, mengaku masih menyimpan rasa duka yang mendalam. Wajar saja, karena ada tiga peti jenazah yang datang ke kediamannya di Dusun Tanak Embang Daye Desa Selebung.

a�?Begitu peti jenazah tiba di rumah duka, kami langsung memakamkan di pemakaman umum. Kami ikhlas atas ujian ini,a�? kata Amaq Mukminah.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka