Ketik disini

Selong

Lotim Dapat Rp 17,3 Miliar

Bagikan

SELONG – Penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Lombok Timur (Lotim) mulai dilakukan sejak awal Oktober lalu. Saat ini penyaluran sudah memasuki tahap keempat. Dimana, petani penerima bantuan DBHCHT sudah dicairkan di 16 kecamatan. Diperkirakan pencairan melalui Dinas PPKA dan BPD sudah mencapai separuhnya.

“Tahun ini Lotim dapat sekitar Rp 17,3 miliar. Para petani yang mendapatkan bantuan juga sudah diverifikasi dan di SK-kan,” jelas Kasi Bina Usaha Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lotim, Lalu Supardi.

Dari jumlah Rp 17,3 miliar, penerima bantuan didominasi oleh petani tembakau virginia yang jumlahnya mencapai 12.564 orang. Sedangkan petani tembakau rajang penerima DBHCHT mencapai 3.480 orang.

“Dananya sudah berada di BPD dan ditransfer ke masing-masing rekening petani,” jelasnya.

Untuk jumlah bantuan, petani tembakau virginia per hektare mendapat Rp 1,2 juta. Sedangkan petani tembakau rajang mendapat Rp 800 ribu per hektarenya. Petani tembakau yang area sawahnya kurang maupun lebih dari satu hektare disesuaikan dengan standar aturan tersebut.

Terkait jumlah bantuan yang sudah disalurkan saat ini, Lalu Supardi mengaku belum mengetahui detailnya. Namun ia menjelaskan memang masih belum keseluruhan tersalurkan. “Karena kan nanti ada tahap kelima dan keenam. Untuk lebih jelasnya silahkan tanya ke PPKA,” bebernya.

Supardi juga menanggapi terkait adanya informasi sejumlah petani yang mengaku tidak menerima bantuan. Menurutnya semua data yang diajukan untuk menerima bantuan adalah mereka yang memang telah melalui proses verifikasi.

Terpisah, Sekretaris Dinas PPKA Lotim, Iswan Rahmadi yang beberapa kali coba dikonfirmasi Lombok Post terkait hal ini belum bisa memberikan penjelasan. “Saya masih di luar ini. Nanti saya berikan datanya biar jelas kalau saya sudah di kantor ya,” terang pria yang pernah menjabat Kabag Humas Setda Lotim ini. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka