Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Pengangguran Turun 1,75 Persen

Bagikan

MATARAM – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2016 sebesar 3,94 persen. TPT ini menurun sebesar 1,75 persen jika dibandingkan dengan kondisi TPT Agustus 2015.

a�?Jumlah pengangguran pada Agustus 2016 sekitar 97.021 orang,a�? kata Kepala Kantor BPS Perwakilan NTB Endang Tri Wahyuningsih di Kantor Perwakilan BPS NTB.

Agustus 2016, TPT pada penduduk dengan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menempati posisi tertinggi yaitu sebesar 11,28 persen. Disusul TPT lulusan diploma sebesar 9,40 persen dan TPT SMA sebesar 7,27 persen. Sedangkan, TPT terendah terdapat pada penduduk dengan tingkat pendidikan SMP yaitu sebesar 2,08 persen.

Jika dibandingkan dengan Agustus 2015, TPT pada pada semua jenjang pendidikan mengalami penurunan, kecuali TPT pada tingkat pendidikan SMK dan diploma. Yang menarik TPT lulusan universitas mengalami penurunan yaitu dari 8,19 persen pada Agustus 2015 menjadi 2,58 persen di tahun 2016.

a�?Lulusan universitas ini berarti sudah banyak langsung diserap lapangan pekerjaan,a�? jelasnya.

Berdasarkan jumlah angkatan kerja di NTB pada Agustus 2016 mencapai 2.464.331 orang, bertambah sekitar 208.452 orang jika dibandingkan dengan Agustus 2015. Penambahan jumlah angkatan kerja ini disebabkan oleh penambahan penduduk bekerja dari 2.127.503 orangA� pada agustus 2015 menjadi 2.367.310 orang pada Agustus 2016.

Pada Agustus 2016, sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja sektor pertanian yaitu 38,90 persen, diikuti oleh sektor perdagangan sekitar 19,39 persen, sektor jasa sosial kemasyarakatan dan jasa perorangan sekitar 17,24 persen, serta sektor industri sekitar 8,87 persen.

Berdasarkan jumlah jam kerja, pada Agustus 2016, penduduk yang bekerja pada kelompok 35 jam ke atas perminggu mencapai 1.557.780 orang (65,80 persen). Sedangkan pekerja tidak penuh (jumlah jam kerja kurang dari 35 jam per minggu) berkurang sekitar 19.287 orang jika dibandingkan dengan kondisi Agustus 2015. Kondisi Agustus 2016, penduduk bekerja masih didominasi oleh penduduk yang berpendidikan SD kebawah yaitu sekitar 1.120.740 orang (47,34 persen).

a�?Penduduk bekerja berpendidikan tinggi hanya sekitar 303.155 orang mencakup 57.670 orang (2,44 persen) berpendidikan Diploma danA� 245.485 orang (10,37 persen) berpendidikan universitas,a�? ujarnya.

Sementara itu berdasarkan data BPS, jumlahA�pengangguranA�di Indonesia mencapai 7,03 juta orang di Agustus 2016. Paling banyak berada di perkotaan. Jumlah pengangguran berdasarkan pendidikan, terbanyak dari lulusan SMK dengan TPT 11,11 persen. Disusul lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) 8,73 persen, diploma III 6,04 persen, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 5,75 persen, tamatan universitas 4,87 persen, dan Sekolah Dasar (SD) 2,88 persen.

Jumlah pengangguran di Agustus ini sebanyak 7,03 juta orang dengan rasio 5,61 persen. Angka tersebut turun 0,57 poin terhadap tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2015 yang sebesar 6,18 persen atau 7,56 juta orang. Jadi ada penurunan jumlah pengangguran 530 ribu orang.

PengangguranA�di Indonesia paling banyakA� di perkotaan sebesar 6,60 persen di Agustus 2016 dan perdesaan hanya 4,51 persen. TPT tersebut mengalami penurunan untuk wilayah perkotaan dari realisasi sebelumnya di periode yang sama 2015 sebesar 7,31 persen dan 4,93 persen di perdesaan. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka