Ketik disini

Praya

Pos Keamanan Songgong Sia-Sia

Bagikan

PRAYA – Pos keamanan yang di bangun Pemkab Lombok Tengah (Loteng) di bukit Songgong Desa Sukadana, Pujut bakal sia-sia. Karena, pemerintah kecamatan memastikan pos yang dimaksud, tidak akan ditempati. Alasannya, berdekatan dengan Polsek Kuta yang digeser ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort.

“Itu bangunan kantor milik ITDC, yang sekarang dijadikan Polsek Kuta. Jadi, Insya Allah di tempat itu dan sekitarnya aman,” kata Camat Pujut Lalu Wiraksa pada Lombok Post, kemarin (8/11).

Tinjauan Lombok Post, bangunan milik ITDC itu cukup strategis, dekat jalan raya dan permukiman warga. Jarak dari pos keamanan yang di bangun Pemkab sejak tahun 2014 tersebut, sekitar 500 meter. Di tempat itu, fasilitasnya lengkap, ada jaringan listrik, telekomunikasi, air bersih, AC, kamar mandi, musala. Berbeda jauh dengan pos keamanan.

Padahal, belum lama ini Pemkab sudah melakukan pemugaran pos, membersihkan halaman, meratakan tanah dan mengecat ulang. Termasuk rencana, pemasangan jaringan listrik dan air bersih. Namun pos yang berdiri di wilayah rawan tersebut, hanya dijadikan pajangan saja.

Bahkan karena lama tidak dimanfaatkan, kaca jendela pos pun sudah banyak yang pecah, tembok bangunan mulai retak dan kotor.

“Pos Songgong itu memang bagus, tapi fasilitas, sarana dan prasarananya yang tidak lengkap,” keluh Wiraksa.

Kendati demikian, pihaknya berharap aparatur pemerintahan Desa Sukadana, bisa memanfaatkannya, sebagaimana perintah Bupati HM Suhaili FT beberapa waktu lalu, pada acara pelatakan batu pertama Hotel Pullman. Kalau pun tidak, kebijakan selanjutnya diserahkan ke Pemkab.

“Yang utama kita pikirkan sekarang, KEK Mandalika Resort segera terbangun, sebagaimana master plan dan jadwal yang ada. Itu dulu,” kata Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, terpisah.

Selanjutnya, kata Pathul baru melaksanakan program pengembangan pariwisata Mandalika Resort, melalui perubahan pola pikir masyarakat. Maksudnya, kedepan masyarakat yang lebih aktif dalam memajukan pariwisata, dari pada pemerintah. Dengan begitu, peningkatan ekonominya tepat sasaran dan tepat waktu.

“Kami berharap, melalui kunjungan Kementerian Pariwisata bidang hubungan kelembagaan kepariwisataan ini, pola pikir masyarakat dan pelaku pariwisata berubah,a�? tambah Pathul.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka