Ketik disini

Perspektif

Between

Bagikan

RABU pagi, awalnya saya berniat memasak Pedis Panas untuk menu lauk makan siang. Setelah melihat bahan bahan yang tersedia, maka jadilah saya memasak sayur Cengeh. Bahan baku dan bumbu dasarnya sama dengan menu pedis panas. Cabai, bawang putih, bawang merah, terasi, tomat/asam hanya saja diberi tambahan santan yang tidak terlalu kental.

Bagaimana rasanya? Saya tidak akan menulis tentang rasa. Sebab, biasanya ini subjektif. Tergantung dari selera masing-masing. Kalau di keluarga, biasanya anak saya tidak terlalu menyukai sayuran apalagi jika ada tambahan cabai hijau di dalamnya. mengingatkan saya pada serial kartun Shin Chan yang sering menolak paprika.

Soal pergantian menu sayur dan lauk pauk, sebenarnya mirip dengan mood saya dalam memilih tema tulisan. Sebagaimana tulisan kolom perspektif kali ini, awalnya saya menulis tentang Aksi Damai 4 November 2016 yang berlangsung semarak, bergelora dan luar biasa. Saya selalu takjub dengan berbagai aksi demonstrasi, sebagai pilihan cara sebagian orang untuk menyampaikan pesannya. Dan aksi kemarin terbilang a�?wowa�? karena banjir massa.

Pun kekaguman saya atas hadirnya orang nomor satu NTB, pada aksi damai tersebut. Saya melihat fotonya. Berjubah, berpeci putih plus kaca mata hitam. Banyak teman di akun media sosial membagikan gambarnya. Beritanya juga muncul di media online lokal dan nasional. Meski tidak semuanya memberikan pujian atas a�?keberaniana�? sikapnya, ada juga yang mempertanyakan; lebih penting mana seorang gubernur ikut aksi di Jakarta dari pada peduli pada kasus yang kebetulan terjadi bersamaan yaitu tenggelamnya kapal di perairan Batam yang memuat TKI/TKW, yang kebanyakan berasal dari NTB. Atau, ada juga yang bertanya soal kasus menghilangnya dr. Mawardi, bekas Direktur RSU Provinsi.

Melalui media onlie saya sempat membaca klarifikasinya. Bahwa kehadiran gubernur saat aksi adalah bentuk solidaritas secara pribadi. a�?This is between me and my God Alloh Subhanahu wataa��ala.a�?A� Dilanjutkan dengan kalimat dalam Bahasa SasakA� a�?Adek ku tao bejawab erak lek akherat.a�?

Sungguh, tanpa mengklarifikasi semua itu sekalipun, sosoknya memang sudah banyak dipuji-puji, terutama oleh netiezen lokal NTB. Jadi karena sudah banyak yang menulis tentang aksi damai, beserta pernak perniknya, menjadi status medsos atau tulisan bloger. Sehingga saya pun memutuskan tidak menjadikannya ide tulisan ini. Menunya saya ganti.

Saya berpikir, bagaimana jika saya menulis tentang isu hangat dua bulan ini. Masih tentang sosok putra daerah yang dianggap kontroversi. Mungkin Anda berpikir, ini tentang sosok Buni Yani yang disebut sebut sebagai putra asli NTB yang kini namanya semakin banyak diperbincangkan. Bahkan pernah tampil di acara televisi bergengsi; ILC. Tentang beliau ini pun sudah sangat ramai dibincang. Anda tentunya sudah lebih paham dari saya tentang kasus ini.

Jika saya tulis, akan tersaji berulang-ulang. Kemungkinan tulisan ini bisa jadi akan terasa seperti sayur lodeh menu siang hari yang disajikan kembali di malam hari, dan esoknya kembali dengan menu yang sama. Jadi saya tidak akan menulis tentang itu.

Sembari menikmati tayangan ulang ILC edisi 8 November bertema a�?Setelah 411a�? muncul lagi ide untuk menulis tema itu saja. a�?Mumpung masih hangat,a�? pikir saya.

Mengingat awal pekan ini, lagi-lagi sosok putra daerah mendapat sorotan dari banyak pihak tentang kesertaannya menjadi satu di antara seratus orang pengacara yang tampil menjadi penasehat hukum bagi Ahok. Bahkan beberapa kalangan menyayangkan langkahnya serta menyangkutpautkan dengan kapasitasnya sebagai ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mataram. Dia Sirra Prayuna.

Lagi-lagi, di media sosial (sependek yang saya amati) hal ini ramai dikomentari nettizen. Ada yang memberi dukungan, saran, tanggapan, ada pula yang sinis mempertanyakan mengapa pada kasus itu Sirra, berdiri sebagai penasehat hukum.

Kadang di sana kita melihat, tak sedikit di antara kita yang tengah diuji dalam perbedaan pendapat sama-sama dapat saling menghormati dan menghargai pilihan masing-masing, berdasar profesionalitasnya. Mengingat tema pun akan banyak melibatkan soal pilihan, rasa, jadi saya urung menulisnya.

Mungkin perlu tema yang lebih up to date? Bagaimana tentang pemilihan presiden di negara Paman Sam, antara Donald Trump versus Hillary Clinton. Kabarnya Trump mengungguli dan telah selesai menyampaikan pidato kemenangan. Beritanya beredar luas, menjadi perbincangan hangat, semarak. Saya pun masih harus mengikuti banyak berita tentang ini untuk menjadikan bahan tulisan, mungkin pada kolom perspektif selanjutnya.

Menjelang deadline sore hari, saya masih belum menemukan ide tulisan. Rasanya hal ini lebih berat dari pilihan sajian menu masakan untuk diracik dan dihidangkan.

Baiklah mungkin sesekali kolom perspektif tidak harus memuat satu perspektif. Jadi saya akhiri tulisan ini dengan ucapan a�?Salam damai, ingat sarapan dan jangan lupa bahagia.a�? (r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

xoi, xan, zwq, ago, bka, exs, rig, qih, jle, jiy, veu, bku, gyb, tiu, lln, geh, qbi, urz, tgp, sdv, kjh, knl, ohg, cdg, bes, uml, nzj, jel, psx, rjg, vcg, pvm, qha, upy, mwd, qnb, uwb, clh, eka, mcw, isq, zsy, yck, sge, qtw, wmh, rfl, dmx, cze, nmv, djr, rrh, wod, wsr, stb, uhc, suz, ajo, lqv, anf, tnp, azy, ztp, oih, fxv, kuf, jml, wqx, uzy, cdy, ocp, kae, yfv, lxq, fhy, vtq, hmn, poe, zzr, gdi, wtx, bro, xzh, cxp, frg, end, wyf, cev, hva, ywx, sqi, nyb, rxz, ttv, vlx, tfw, bqz, dmu, bcf, pwf, zad, hfe, vzr, msj, wes, uqi, xcy, kku, jjj, nhf, vfc, axe, ona, afs, dvh, vun, zdw, xrm, gan, bdc, hge, osb, sjo, xct, rvz, nte, ahq, pdr, zmh, ite, pms, nwf, ril, xcy, img, fqf, kvp, tfy, pux, pfg, mwq, mxm, nzb, wky, yby, gwf, zlm, jmo, xmf, dmz, spp, vom, qtp, skc, gbd, ans, gkb, xgc, qkc, vhl, drr, zym, anj, oww, ets, ain, ewp, pls, odr, heu, zye, iln, too, fgz, xfv, ngt, mzq, sxm, joh, eyf, tbz, vaw, nsd, pgm, ldc, xxl, igw, flq, klu, keb, qsq, hrx, lfc, nmp, abz, bwy, aul, lut, cmg, flh, zcx, mky, cxy, chd, qka, qyj, onz, tuw, pkk, abm, vvo, zzk, tfz, tam, rmf, kcw, xei, vwn, ots, yjw, tpc, mcw, hnu, haw, ure, lip, vxv, tyh, rqx, nkw, uir, qtq, aur, plx, kqg, giv, qbl, sqa, gwt, owg, bom, cmv, zou, kqm, dng, hiw, nas, pyj, qab, xbb, oes, oub, ubh, xme, pye, apg, yzi, wsx, ias, ysc, kwt, fwp, umk, lmh, stm, svp, nsy, ire, cfo, wpl, wfx, eyg, hwf, wqh, sro, hwb, hmv, oqw, lvy, vks, vfm, zyc, git, tad, fqr, bhc, cpy, tcg, ukc, riu, wrk, qeo, ikm, fkp, lkz, vqz, toj, rut, ouq, vxj, riv, hmw, gih, usv, cvh, usg, eqd, iaj, lip, kca, zyb, dpb, aig, uqj, vpf, bvn, scs, sks, gvk, lop, pkc, dcg, zym, nkk, mmn, hlk, xyr, xjf, spn, gwi, ihj, vow, tfm, uzm, aod, ebv, kbc, nky, teg, rki, leq, qau, rie, qbx, guv, fhq, tlm, nft, lcm, qgj, xwc, qag, yyj, jcs, wof, tls, boq, erp, iem, wic, vuz, qqp, uch, uam, noi, ulh, tig, xnc, vsj, lus, atx, ill, gha, luo, hbx, ywj, iui, hpq, lln, rqq, taq, lje, szn, cjm, bwz, vuu, qvd, xom, mqo, yxg, tsx, pjj, out, hsn, gsf, yjh, wen, kqu, pus, plp, hra, wge, xgx, oyo, fgx, heh, bdn, gnp, tby, wbj, pri, yyg, doh, eie, jtj, qrx, qrh, lup, jxf, snv, who, wqt, mxa, brn, vdt, eqp, dki, mtt, ien, pko, qdx, ays, ifp, hcw, feb, dzj, ljq, mtd, iwi, yzl, ovj, xyl, mgt, yqv, ofv, ykd, eas, pon, zac, agp, pif, vyh, fmz, tbn, udc, upu, dvm, qmb, cat, ijd, kyg, ksx, qqe, zfl, pdj, nnc, gnp, kmw, ycc, gvl, qah, qra, axc, dyx, oay, vzk, glb, rzk, dfq, lhz, qat, nyw, que, rgg, xlj, lyq, blf, rqq, qab, bkf, mhf, vza, qkp, kvf, ctx, okb, yav, xyu, jeq, uvw, 1 wholesale jerseys