Ketik disini

Ekonomi Bisnis

4.022 Lembar Uang Palsu Dilaporkan

Bagikan

MATARAM – Hingga Oktober tahun ini, jumlah uang palsu yang dilaporkan ke Bank IndonesiaA� mencapai 4.022 lembar. Uang palsu terdiri dari 1.663 lembar pecahan Rp 100 ribu, 2.358 lembar pecahan Rp 50 ribu, dan 1 lembar pecahan Rp 20 ribu.

a�?Biasanya uang palsu banyak menyasar uang nominal besar,a�? kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB Prijono kemarin.

Sejauh ini banyak upaya dilakukan Bank Indonesia menekan peredaran uang palsu tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan kordinasi dengan pihak kepolisian.

a�?BI juga terus melakukan sosialisasi terhadap ciri-ciri keaslian uang rupiah pada masyarakat,a�? ujarnya.

Uang palsuA�terkadang sulit dibedakan dengan aslinya.A�Karenanya masyarakat diharapkan lebih jeli, agar dapat membedakan mana uang asli dan mana yang palsu.

a�?Kecermatan bisa menekan peredaran uang palsu,a�? jelasnya.

Bank Indonesia sebagai bank sentral salah satunya bertugas mengatur peredaran uang di masyarakat. Di mana uang ini disalurkan melalui perbankan yang nantinya dimanfaatkan masyarakat dalam transaksi. Biasanya dalam transaksi inilah uang palsu bisa disisipkan.

Bank Indonesia Perwakilan NTB mencatat pada triwulan III 2016, jumlah uang masuk ke Bank Indonesia (inflow) mencapai Rp 2,77 triliun. Sementara jumlah uang keluar (outflow) sebesar Rp 1,79 triliun. Tahun 2016 ini terjadi net inflow sebesar Rp 982 milliar. Kondisi tersebut berbeda dengan triwulan III yang cenderung net outflow. Hal ini kemungkinan terkait dengan perlambatan ekonomi NTB pada triwulan III 2016.

a�?Walaupun ekonomi melambat tapi tetap tumbuh,a�? tandasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka