Ketik disini

Bima - Dompu

HMI dan Polisi Saling Lapor

Bagikan

KOTA BIMA – Sat Reskrim Polres Bima Kota belum menentukan tersangka atas aksi demonstrasi ricuh di depan gedung DPRD Kabupaten Bima dua pekan lalu. Kasus saling lapor antara HMI dengan anggota Polres Bima Kota masih dalam tahap penyelidikan.

Kasubag Humas Polres Bima Kota IPDA Suratno menjelaskan beberapa saksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima sudah dimintai keterangan. Mulai dari ketua HMI dan anggota HMI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Saat itu ada satu anggota HMI yang kepalanya berdarah. Serta ada beberapa anggotanya yang lain terkena gas air mata,” jelas Suratno, Kamis (10/11).

Menurutnya, kasus tersebut akan diproses secara profesional. Pihak Polres Bima Kota tidak akan mengintervensi kerja penyidik Sat Reskrim.

Diakui Suratno, saat itu bukan hanya anggota HMI yang menjadi korban. Tetapi ada anggota Polres Bima Kota yang menjadi korban. Kasus pelemparan terhadap anggota Polres Bima Kota itu pun masih dalam tahap penyelidikan.

“Ini perlu dikaji bagaimana kondisi lapangan saat itu. Kita akan melihat mana konteks yang benar dari kasus ini,” ujarnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, HMI Cabang Bima dengan IMM Cabang Bima menggelar aksi demonstrasi depan kantor dewan. Pada aksi tersebut, demonstran meminta ketua dewan menemui mereka. Tetapi yang diutus justru perwakilan dari anggota dewan.

Demonstran tidak bisa terima sikap ketua dewan itu. Akhirnya mereka merangsek masuk dan keributan pun tak terhindarkan. Aksi pelemparan terjadi. Tembakan peringatan dan gas air mata pun dikeluarkan untuk mengusir demonstran. Usai insiden tersebut, anggota HMI melakukan visum dan melaporkan kejadian itu ke polisi. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys