Ketik disini

Headline Kriminal

Jenazah Turis Malaysia Segera Dipulangkan

Bagikan

MATARAM – Jasad A�Ng Yin Teck, turis malaysia yang tewas di pemandian air panas Aiq Kalak, Gunung Rinjani masih terseimban di RS Bhayangkara Mataram. Rencananya, pihak RS akan mengirimkan jenazah ke Bali, untuk proses pemulangan almarhum ke negaranya.

Humas RS Bhayangkara AKP Wayan Redana mengatakan, proses visum telah dilakukan tim dokter Bhayangkara. Guna melihat apakah terjadi tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

a�?Kalau visum sudah kita lakukan,a�? kata Redana, kemarin (11/11).

Mengenai otopsi, Redana mengaku belum dapat melakukannya. Pihaknya masih berupaya untuk berkoordinasi dengan kedutaan Malaysia. Apakah nanti ada permintaan untuk melakukan otopsi atau tidak dari pihak keluarga, melalui kedutaan.

a�?Tapi sampai sekarang belum ada permintaan untuk otopsi,a�? katanya.

Hanya saja, lanjut Redana, bila melihat kasus-kasus sebelumnya, ada atau tidaknya permintaan otopsi tidak perlu menunggu kedatangan pihak kedutaan Malaysia. Penyidik maupun tim dokter bisa melakukannya via surat elektronik (surel).

a�?Semacam pemberitahuan, kalau terkait kronologisnya,a�? ujar dia.

Mengenai pemulangan jenazah, Redana mengaku akan dilakukan secepatnya. Biasanya, jenazah akan diserahkan ke salah satu travel internasional di Bali. Untuk selanjutnya, melalui travel tersebut, jenazah akan dipulangkan ke Malaysia.

a�?Biasanya seperti itu, kita kirim ke Bali, selanjutnya mereka yang pulangkan jenazah ke negara asal,a�? tandasnya.

Diketahui, berdasarkan keterangan Balai TNGR, korban tiba di Danau Segara Anak Gunung Rinjani sekitar pukul 12.00 Wita, Selasa (8/11). Sekitar pukul 12.40 Wita korban bersama temannya mandi di kawasan pemandian air panas Aik Kalak. Korban kemudian menyelam dan tidak muncul lagi ke permukaan air. Teman korban langsung meminta bantuan kepada para porter dan pemandu yang ikut dalam perjalanan tersebut untuk melakukan pencarian, namun korban tidak dapat ditemukan

Sementara itu, Kepala Resor TNGR Senaru Gusti Ketut Suarta menegaskan saat ini jalur pendakian ke Gunung Rinjani melalui Sembalun maupun Senaru masih ditutup. Sehingga korban yang naik ke Gunung Rinjani ini diduga melalui jalur tikus. a�?Sampai sekarang (kemarin) semua jalur resmi masih ditutup,a�? tandasnya.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka