Ketik disini

Giri Menang

PCNU Lobar Ogah Berpolitik Praktis

Bagikan

GIRI MENANG — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Barat (Lobar) mengelar musyawarah kerja cabang hari ini. Kegiatan dilaksanakan di Ponpes Darussalam, Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, diikuti 150 peserta.

Ketua panitia muskercab, Indra Jaya Usman menjelaskan selain pengurus cabang, kegiatan juga diikuti beberapa badan otonom (Banom), dan majelis wakil cabang se-Lobar. Bupati Lobar H Fauzan Khalid dijadwalkan hadir sekaligus membuka acara.

“Muskercab ini akan berlangsung selama dua hari. Kami juga mengundang pihak-pihak luar,“ kata Indra dihubungi via telepon kemarin.

Sebagai organisasi massa Islam terbesar di Indonesia, menurut Indra, NU telah menunjukkan jati dirinya untuk berkhidmat kepada umat. Sayangnya, sejauh ini belum terjalin konsolidasi yang optimal di internal maupun eksternal NU. Sehingga melalui momentum ini diharapkan bisa terjalin silaturahmi yang lebih erat.

 Anggota DPRD Lobar ini juga memastikan NU tidak akan masuk ke dalam tataran politik praktis. Melainkan mereka tetap konsisten mengawal aspirasi umat untuk selanjutnya disampaikan ke pemerintah dalam bentuk rekomendasi.

 “Jadi NU itu bukan dalam bentuk usung mengusung calon kepala daerah namun kami ingin kembali ke khittah,“ tandasnya.

Meski begitu, Usman memastikan NU tidak alergi terhadap politik karena merupakan salah satu bagian dari problematika umat. Dia juga berharap ke depan NU bisa terlibat secara aktif menjawab problematika umat yang jauh lebih besar, baik di sektor ekonomi, pendidikan maupun kesehatan.

“Kami juga menginginkan pemda bisa lebih menjalin komunikasi dengan kami serta dengan ormas Islam lainnya dalam membangun daerah,“ ucapnya.

Usman menaruh harapan besar, PCNU Lobar dalam bekerja kedepan tidak hanya seperti menunggu bola. Karena mereka memiliki tanggung jawab internal besar di organisasi untuk menjawab permasalahan umat.

Ditambahkan Sekretaris Muskercab Abdul Satar, ada tiga agenda yang akan dibahas di pertemuan tersebut. Yaitu merencanakan program kerja PCNU Lobar masa kerja 2016-2021, menelurkan rekomendasi-rekomendasi kepada instansi ataupun pemda terkait problematika keumatan. Termasuk membahas masalah-masalah keumatan yang lain.

“Seperti nyongkolan, kami bahas dari sisi dampak atau akibatnya. Hasilnya akan kami rekomendasikan ke pemda maupun tokoh masyarakat,“ tandasnya.

Abdul Satar berharap muskercab bisa berjalan lancar dan sukses. Output dari muskercab pun bisa menjawab kebutuhan umat. (ida/r3/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka