Ketik disini

Kriminal

Tindak Asusila di NTB Didominasi Pelajar SMP

Bagikan

MATARAM – Penyalahgunaan aplikasi teknologi informasi berbasis internet dewasa ini semakin meluas. Ini dibuktikan dengan meningkatnya penangananan kasus tindak pidana asusila, yang terjadi melalui media sosial.

Kasubdit II Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie mengatakan, peningkatan penanganan kasus asusila, meningkat tahun ini. Bila dibandingkan 2015 kemarin, terjadi kenaikan signifikan hingga 200 persen.

a�?Kita lihat dari 2011, trennya memang cenderung meningkat. Tapi lompatan tren peningkatan terjadi tahun ini, sampai 200 persen,a�? kata Darsono, kemarin (11/11).

Parahnya, kenaikan tindak asusila melalui teknologi, bukan disumbang dari orang dewasa. Kini, pelajar SMP yang mendominasi perbuatan asusila melalui internet dan media sosial.

Karena itu, tim Subdit II Cyber Crime terus berupaya menanamkan pemahaman kepada masyarakat. Khususnya para pelajar yang dinilai sebagai pengguna media sosial paling tinggi.

Tetapi upaya untuk menekan penyalahgunaan media sosial ini tidak bisa dilakukan tim cyber crime seorang diri. Dibutuhkan komitmen bersama, terutama dengan pemerintah yang memiliki peranan penting dalam hal pencegahannya.

“Sisi penegakan hukumnya dari polisi. Namun untuk pengawasannya itu dari pemerintah, dalam hal ini dishubkominfo, peran mereka sangat besar disini,” ujarnya.

Terlepas dari komitmen bersama untuk menekan penyalahgunaan media sosial, Polda NTB telah mengarahkan peran bhabinkamtibmas yang merupakan garda terdepan kepolisian. Mereka diharapkan bisa memberikan pemahaman terhadap masyarakat, mengenai bagaimana menggunakan teknologi dengan bijak.

“Bhabinkamtibmas ini bagian dari kami. Mereka yang terdekat dengan masyarakat, jadi penting bagi mereka untuk aktif memberi pemahaman penggunaan media sosial yang tepat,” ucap Darsono.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka