Ketik disini

Sumbawa

Atta : Dalangnya Dinas Kehutanan

Bagikan

SUMBAWA – Dinas Kehutanan Sumbawa dituding melakukan pembiaran terjadinya illegal logging di Desa Gapit, Desa Lamenta dan Desa Boal, Kecamatan Empang. Bahkan ada dugaan petugas Dinas Kehutanan (Dishut) sendiri yang menjadi dalang maraknya illegal logging itu.

”Tolong ini ditulis penekanan saya sebagai masyarakat dan wakil rakyat. Ini dalangnya adalah pihak kehutanan yang membiarkan. Masyarakat mungkin hanya dimanfaatkan, tapi dalangnya adalah mereka,” kata anggota DPRD Sumbawa A Rahman Atta, Sabtu (12/11).

Anggota Fraksi PAN ini menegaskan, bisa saja pihaknya menuntut Dinas Kehutanan yang kinerjanya tidak maksimal. Padahal jika kayu tersebut hanya dimanfaatkan di dalam Sumbawa, maka tidak akan habis dalam kurun waktu puluhan tahun.

A�”Pasti dibawa keluar Sumbawa, makanya erat kaitannya dengan pembiaran oleh pihak Dinas Kehutanan,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kehutanan Sumbawa H Ibrahim yang dikonfirmasi membantah dengan tegas bahwa pihaknya melakukan pembiaran.Dia mengklaim Dinas Kehutanan terus melakukan pemantauan dan pengawasan.

”Meskipun dengan jumlah personel yang hanya 50 orang, kami terus turun melakukan pengawasan,” kata Ibrahim.

Dia mengatakan, meski kewenangannya ditarik Dinas Kehutanan Provinsi NTB, tidak membuat pihaknya berdiam diri. Patroli dan pengamanan hutan juga terus dilakukan. Dia juga membantah bahwa pos polisi kehutanan (Polhut) yang ada di sejumlah titik kosong. Pos tersebut selalu diisi oleh anggota polhut. Jadwal piket anggota polhut yang ditempatkan di pos penjagaan juga sudah diatur. Dinas Kehutanan juga mengawasi jalan-jalan tikus yang biasa digunakan oleh pelaku illegal logging dalam mengangkut kayu.

Selain itu, pihaknya juga sudah sangat sering melakukan sosialisasi terhadap masyarakat di sekitar hutan. Tidak hanya itu, di lokasi tersebut juga sudah diturunkan sejumlah program pemberdayaan.

”Meski kewenangan sudah di provinsi, bukan berarti kami berhenti berbuat. Ini daerah kita, ini wilayah kita. Kalau kita berhenti bergerak, lalu siapa lagi,” pungkasnya. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys