Ketik disini

Politika

Bank NTB Gak Boleh Kalah!

Bagikan

MATARAM – Ketua Komisi III DPRD NTB H Johan Rosihan meminta bank pembangunan daerah (BPD) NTB atau Bank NTB untuk lebih kreatif. Terutama dalam peningkatan produk-produk hingga kualitas pelayanan dan jaringan ATM. Terlebih saat ini sejumlah BPD dari luar daerah sudah membuka cabang di NTB. “Sebelumnya ada BPD Bali, sekarang ada dari Banten,” kata Johan, Sabtu (12/11) lalu.

Kehadiran BPD dari luar NTB, kata dia, menunjukkan potensi pangsa pasar Bumi Gora cukup besar. Selama perbankan mampu memenuhi segala kebutuhan dan keperluan nasabah. Sehingga bank mau tidak mau harus bersaing dengan bank lain. Tak terkecuali Bank NTB. “Persaingan menjadi semakin ketat,” ujarnya.

Politisi PKS ini menuturkan, jika bank daerah tidak kreatif meningkatkan pelayanannya maka bisa tergerus oleh bank lain. Selama ini ia melihat untuk jumlah unit ATM milik bank NTB masih sangat terbatas. Berbeda dengan bank-bank nasional yang lain, ATM berada di setiap sudut kota. “ATM saja masih terbatas,” imbuhnya.

Namun, ia berharap bank daerah dapat lebih banyak menyalurkan pembiayaan di sektor produktif daripada konsumtif. Lantaran masyarakat NTB sebagian besar bergerak di bidang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Yang jadi andalan Bank NTB ini kan nasabah PNS, kredit disalurkan ke sana,” katanya.

Terpisah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB Yusri menambahkan, kehadiran Bank Banten merupakan akuisisi dari Bank Pundi sebelumnya. Sejauh ini di Kota Mataram belum ada penambahan kantor bank baru. Meski demikian, ia tetap mendorong Bank NTB untuk terus meningkatkan kredit produktif dari pada konsumtifnya. “Kita akan terus dorong tingkatkan,” tandasnya. (ewi/r7)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka