Ketik disini

Sumbawa

Kenawa Mulai Digarap

Bagikan

TALIWANG a�� Perkembangan investasi pariwisata di Kabupaten Sumbawa Barat A�(KSB) menarik perhatian para arsitek terbaik dunia. Hari ini, Senin (14/11), para arsitek dari berbagai benua itu akan berkumpul di Pulau A�Kenawa, Kecamatan Poto Tano.

Salah satu arsitek yang dipastikan akan menginjakkan kakinya di pulau ini adalah Michael Reynold. Arsitek asal negeri Paman Sam ini merupakan arsitek yang berhasil mengembangkan earthship (bangunan rumah ramah lingkungan).

Earthship merupakan jenis rumah bertenaga matahari pasif yang terbuat dari bahan-bahan alami dan daur ulang. Bangunan ini awalnya diperkenalkan pada tahun 1970 an.

Pria yang juga merupakan pendiri Earthship Biotecture, perusahaan yang mengkhususkan diri pada perancangan dan pembangunan earthship ini ternyata diam-diam jatuh hati pada Pulau Kenawa. Pulau yang masuk dalam gugusan Gili Balu sendiri akan menjadi lokasi ketiga tempat pembangunan earthship langsung dari tangan arsitek asal Amerika Serikat ini.

Michael Reynolds, bersama 60 arsitek terbaik dunia lainnya hadir di Pulau Kenawa atas undangan PT Gili Kenawa Resort, perusahaan yang dipercaya mengelola gugusan Gili Balu di wilayah tersebut. Untuk menghadirkan para arsitek ini sendiri ternyata tidak mudah, butuh waktu bertahun-tahun bagi perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata ini untuk bisa menarik perhatian para arsitek ini ke Pulau Kenawa. Tahap awal, Kenawa akan dijadikan sebagai pusat pelatihan dan praktek lapangan.

a�?a�� Pembukaan pelatihan atau praktek lapangan ini akan menjadi awal dari pembangunan investasi pariwisata di Gili Balu, salah satunya Pulau Kenawa,a��a�� jelas Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Bappeda KSB Mars Anugerahinsyah, kemarin.

Pelatihan di Pulau Kenawa akan melibatkan puluhan arsitek. Puluhan arsitek itu akan menjadikan pulau tersebut sebagai tempat mereka mengeluarkan ide tentang A�pembangunan yang ramah lingkungan.

a�?a��Selain di Amerika, Pulau Kenawa akan menjadi tempat ketiga di dunia untuk bangunan jenis ini. Artinya, ini kebanggaan tersendiri bagi KSB, khususnya di bidang pariwisata,a��a�� katanya.

Bupati Sumbawa Barat H Musyafirin mengatakan, investasi pariwisata di Pulau Kenawa berjalan tiga tahun. Baik investor maupun pemerintah sudah meneken memorandum of understanding (MoU). Kesepakatan ini tentu saja sudah bisa membawa angin segar bagi perkembangan pariwisata di KSB. Terutama posisi pemda memanfaatkan sumber daya alam ini bisa memberikan kontribusi bagi penerimaan daerah.

a�?a�� Seandainya tidak ada peralihan kewenangan, mungkin investasi ini sudah jalan. Tapi kita menghargai itu, karena ini menyangkut pemerintahan,a��a�� katanya.

Terkait dengan proses perizinan yang saat ini masih berproses di Pemrov NTB dan pemerintah pusat, bupati berharap disegerakan. Apalagi, saat ini Pulau Kenawa sudah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Salah satunya, menjadi pusat pelatihan dan praktek lapangan bagi para arsitek terbaik dunia.

a�?a��Yang lama ini di perizinan, Pemda KSB juga tidak bisa mengambil keputusan sendiri, apalagi keputusan itu diluar kewenangan daerah,a��a�� ujarnya.

Pemerintah KSB memastikan keseriusan yang diberikan investor untuk mengembangkan Pulau Kenawa ini sebenarnya sudah bisa dilihat sejak tiga tahun lalu. Setelah MoU, perusahaan kemudian melakukan pembebasan lahan di sejumlah tempat, tidak jauh dari lokasi tempat mereka akan menanamkan investasinya di Pulau Kenawa.

a�?a�� Pemda KSB juga mendorong agar proses ini secepatnya dituntaskan. Karena Pemda KSB juga sudah menunjukkan keseriusannya mendukung investasi ini dengan menyediakan berbagai fasilitas. Termasuk salah satunya melakukan pengurukan tanggul di belakang permukiman masyarakat Desa Poto Tano,a��a�� sebutnya.

Pemda KSB, kata Musyafirin, ikut mensinergikan diri dengan potensi investasi yang akan masuk ke KSB. Karenanya, pemerintah juga tidak ingin kesiapan dan keseriusan yang sudah ditunjukan investor ini gagal hanya karena proses perizinan yang tidak kunjung tuntas.

a�?a��Kegiatan pelatihan besok (hari ini,red) bukan semata-mata kegiatan seremonial. Tapi lebih kepada mempromosikan langsung Pulau Kenawa kepada dunia,a��a�� katanya.

KSB sebagai daerah yang memiliki sumber daya alam berharap keberadaan potensi pariwisata itu bisa memberikan dampak positif bagi pembangunan KSB. a�?Daerah juga tidak mungkin bisa membangun sendiri, tanpa adanya dukungan dari pihak ketiga. Terutama para investor,a��a�� ujarnya.

Investasi yang saat ini masuk ke Pulau Kenawa diyakini akan menjadi cikal bakal masuknya investasi serupa di KSB. Apalagi, KSB saat ini memiliki banyak potensi yang sangat memungkinkan untuk dikembangkan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

a�?a��Masyarakat KSB selama ini sangat terbuka. Siapapun yang mau berinvestasi di KSB akan didukung,a��a�� katanya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka