Ketik disini

Selong

Lotim Gelar Lomba Kano, Hingga Ketangkasan Pemandu Wisata

Bagikan

Sebagai bagian dari promosi wisata Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur (Lotim) menggelar Festival Bahari di Desa Padak Guar Kecamatan Sambelia Sabtu (12/11) lalu. Bagaiamana keseruannya?

***

Hari itu menjadi hari spesial bagi wisatawan yang berkunjung ke sejumlah gili (pulau kecil, red) yang ada di Lotim. Mulai dari Gili Sulat, Gili Lampu, Gili Kondo dan  lainnya di Lotim. Bagaimana tidak, semua biaya penyebrangan dari dan menuju pulau-pulau itu gratis. Bahkan, wisatawan akan mendapatkan servis tambahan dari pemandu wisata yang ada di sekitaran Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia.

“Ini dalam rangka Festival Bahari. Jadi khusus untuk hari ini, biaya pemberangkatan pulang pergi gratis,” jelas Rusliadi, Sekretaris BPPD Lotim.

Ratusan warga berkumpul di pesisir pantai lokasi penyeberangan menuju gili-gili yang ada di Lotim. Tua muda, hingga anak-anak tampak antusias mengikuti sejumlah rangkaian festival. Misalnya lomba bersih pantai yang diikuti pelajar, hingga mahasiswa. Ada juga lomba kano serta lomba ketangkasan pemandu wisata.

Dari sejumlah rangkaian kegiatan ini, Lomba ketangkasan pemandu wisata ini yang paling menarik perhatian. Dimana sejumlah pemilik perahu penyeberangan berlomba-lomba memberikan servis terbaik kepada pengunjung. Mulai dari sikap dan keramahan, pengetahuan mereka akan destinasi wisata di Lotim, hingga pelayanan membantu para wisatawan. Misalnya saja seperti mengambilkan gambar, hingga membantu dalam beberapa hal.

Mereka juga berlomba-lomba menunjukkan kemampuan berbahasa asing hingga menjelaskan sejumlah potensi wisata yang ada di Lotim.

Untung misalnya, salah seorang pemandu wisata ini nampak lebih ramah kepada para wisatawan. Ia menjelaskan apa saja potensi wisata yang ada di sejumlah gili tujuan penyeberangan. Mulai dari Gili Kondo, Gili Bidara hingga Pulau Pasir. “Kalau air lagi surut, kita bisa berjalan di atas pasir tengah laut yang merupakan bagian dari Gili. Itu yang paling dicari di sini,” terangnya ramah.

Untung juga menjelaskan beberapa kelebihan yang menjadi ciri khas masing-masing gili. Misalnya Gili Kondo dengan keindahan alam bawah lautnya. Gili Bidara dekat dengan hutan mangrove yang membelah selat Alas hingga kelebihan gili-gili lain ia jelaskan dengan cekatan.

Tak hanya sampai di situ, setelah tiba di Gili Kondo, Untung juga mengajak wisatawan menuju spot-spot yang indah. Ia memberikan penjelasan secara mendetail pada setiap pertanyaan yang diajukan. “Silahkan dinikmati liburannya. Kami akan menunggu di perahu. Kalau mau kembali nanti silahkan panggil kami,” kata dia.

Dengan sikap seperti ini, senyum para wisatawan yang datang hari itu nampak lebar. Mereka terlihat menikmati liburannya ke sejumlah gili. “Kita pilih lomba ketangkasan pemandu ini untuk membiasakan mereka bersikap seperti ini kepada wisatawan,” ungkap Rusli, Sekretaris BPPD Lotim.

Penilaian lomba yakni mulai dari sikap mereka, keramahan, kecepatan pelayanan, dan pengetahuan memberikan penjelasan kepada para wisatawan. “Karena pariwisata itu pada prinsipnya adalah mereka nyaman, mereka senang dan mereka puas. Kalau itu sudah dirasakan wisatawan, mereka pasti akan kembali lagi,” pungkas Rusli. (HAMDANI WATHONI, Selong/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka