Ketik disini

Metropolis

Soal Gaji, Guru Gak Perlu Galau

Bagikan

MATARAM – Pemprov NTB meminta pemerintah pusat menambah Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2017. Tambahan ini dibutuhkan karena ada 7.860 orang pegawai baru yang harus ditanggung pemprov. Sementara alokasi DAU yang diberikan tidak mencukupi.

Terkait ini, Pemprov NTB sudah bersurat ke Kementerian Keuangan dengan harapan DAU bisa ditambah sesuai kekurangan. Sehingga perhitungan untuk menggaji guru menjadi normal.

Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) NTB Supran mengatakan, saat ini pihaknya menunggu jawaban kementerian. Jika sudah ada kepastian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bisa merumuskan formasi anggaran dengan tepat.

Jumlah DAU NTB tahun 2016 sebesar Rp 1,17 triliun, akan bertambah menjadi Rp 1,49 triliun. Sehingga ada tambahan sekitar Rp 298 miliar, tapi kebutuhan untuk gaji pegawai baru mencapai Rp 520 miliar. Artinya, tambahan DAU yang diberikan pusat tidak sebanding dengan beban anggaran yang harus ditanggung pemprov.  Meski demikian ia memastikan gaji dan tunjangan guru tetapi akan terbayar. ”Kekurangan itu merupakan asumsi perhitungan dari kita, tapi guru wajib dibayar gajinya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB Muhammad Suruji  mengaku tidak khawatir dengan kondisi ini. Sebab gaji adalah kewajiban negara yang harus dipenuhi. Hanya sekarang persoalannya TAPD bingung karena KUA-PPAS harus masuk, tapi angkanya belum pas. ”Pasti dibayar tidak mungkin tidak,” tegasnya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka