Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Ekspor Tembaga Masih Dominan

Bagikan

MATARAM – Ekonomi NTB triwulan III-2016 menunjukkan tren yang positif. Ini dapat dilihat dari sisi produksi, di mana pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori Industri Pengolahan sebesar 69,13 persen.

Hal ini dipicu oleh peningkatan produksi industri pengolahan tembakau.A� Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Ekspor Luar Negeri sebesar 13,69 persen.

a�?Ekonomi Provinsi NTB triwulan III-2016 mengalami pertumbuhan 6,66 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q),a�? kata Kepala BPS NTB Endang Tri Wahyuningsih.

Pertumbuhan ini disebabkan antara lain oleh kinerja Komponen Ekspor Luar Negeri yang tumbuh positif sebesar 13,69 persen seiring dengan meningkatnya ekspor konsentrat tembaga sebagai komoditi dominan ekspor luar negeri NTB. Pertumbuhan terbesar kedua adalah Komponen Perubahan Inventori yakni sebesar 13,42 persen yang sejalan dengan peningkatan kinerja kategori pertanian, pertambangan dan penggalian serta industri pengolahan dan perdagangan.

Pada urutan ketiga ditempati oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto yang mampu tumbuh sebesar 3,11 persen sebagai dampak dari peningkatan impor barang modal luar negeri. Sedangkan Komponen Konsumsi Rumah Tangga sebagai komponen dengan share terbesar hanya mampu tumbuh 0,55 persen yang lebih dipengaruhi oleh hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Bila dilihat dari sumber pertumbuhan ekonomi NTB triwulan III-2016 (q to q), Komponen Net Ekspor Antar Daerah menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 3,34 poin, diikuti Komponen Ekspor Luar Negeri sebesar 2,48 poin terhadap pertumbuhan ekonomi q-to-q sebesar 6,66 persen.

Perekonomian NTB triwulan III-2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 31,14 triliun. Ekonomi Provinsi NTB triwulan III-2016 bila dibandingkan triwulan III-2015 (y-on-y) tumbuh sebesar 3,47 persen. Ini lebih rendah bila dibandingkan pertumbuhan untuk periode yang sama pada tahun 2015 yang mengalami peningkatan hingga 34,22 persen yang merupakan akibat dari pertumbuhan kategori pertambangan dan penggalian yang mencapai 315 persen.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB sampai dengan triwulan III-2016 (c to c) mencapai 7,48 persen. Ekonomi Provinsi NTB tanpa sub kategori pertambangan bijih logam pada triwulan III-2016 dapat diklasifikasikan beberapa jenis.A� Secara q to q mengalami pertumbuhan sebesar 5,67 persen.A� Secara y on y mengalami pertumbuhan sebesar 5,35 persen.A� Secara c to c mengalami pertumbuhan sebesar 6,07 persen.

a�?Pertumbuhan ekonomi NTB masih dipengaruhi pertambangan sampai dengan saat ini,a�? tandasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka