Ketik disini

Politika

KPU Pantau Pergerakan Penduduk

Bagikan

MATARAM – Persiapan menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) NTB terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satunya, KPU melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di semester II. Pemutakhiran data itu ditargetkan rampung akhir tahun ini.

Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sesuai dengan instruksi KPU pusat kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota. Itu tertuang dalam surat edaran KPU RI Nomor 176/KPU/IV/2016.

a�?Daerah yang melaksanakan pilkada terus memantau proses migrasi dan pergerakan penduduk yang berpotensi menjadi pemilih di Pilkada 2018,a�? kata Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansari, kemarin (14/11).

KPU terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dalam memantau pergerakan tersebut. Walaupun nantinya data akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri.

Dikatakan, Pilkada serentak mendatang tak ada lagi menggunakan sistem Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diserahkan dari Disdukcapil. Namun sistem akan tersentral dari sistem data kependudukan di Kemendagri.

Guna mempermudah pemantauan pemilih, kata dia, KPU berharap kepada penduduk yang datang atau keluar daerah untuk melapor di wilayah maisng-masing. Selain menyelesaikan urusan administrasi, mereka bisa mengisi formulir yang disediakan.

Selain itu, dengan Disdukcapil, pihaknya akan berkoordinasi untuk mengetahui jumlah dan penduduk yang meninggal dunia. Termasuk mencatat masyarakat yang pindah rumah. Itu dilakukan agar data bisa terkoordinir dengan baik.

a�?Siapa saja pemilih yang sudah meninggal dunia, atau yang belum terekam menjadi pemilih harus didata,a�? paparnya.

Mengingat memasuki momen pemilu, sering ditemukan permasalahan data pemilih. Karena itu pemutakhiran data pemilih lebih awal dilakukan. Melalui Sistem Informasi Pemutakhiran Data (Sidalih) data pemilih akan terintegrasi denga satuan kerja dan KPU RI. a�?Ini harus dipersiapkan sejak awal,a�? tandasnya. (ewi/r7)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka