Ketik disini

Giri Menang

Jelang Pilkades,Suhu Politik Memanas

Bagikan

GIRI MENANGA�– Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 7 Desember mendatang, situasi politik di Lobar mulai memanas. Sejumlah bakal calon mulai a�?berteriaka�? dan protes. Mereka menuding, panitia pemilihan (panlih) membuat keputusan di luar aturan yang ditetapkan.

Setidaknya pada tahapan penjaringan bakal calon ini, tercatat sudah dua bakal calon dari Desa Buwun Mas dan Desa Labuan Tereng bersama kelompok massanya mendatangi panitia kabupaten.

Tidak hanya itu, mereka juga mendatangi Komisi I DPRD Lobar yang membidangi pemerintahan. Meminta hearing, akibat ketidakpuasan dengan kinerja panlih masing-masing.

Beberapa hari terakhir beberapa desa yang bakal melakukan Pilkades serentak, sedang mengalami gangguan politik. Seperti diketahui, Jumat (4/11) lalu salah satu bakal calon Desa Buwun Mas Samsudin bersama simpatisan a�?menyerbua�? anggota DPRD Lobar.

Samsudin yang dinyatakan tidak lulus skoring oleh Panlih dese setempat, melakukan hearing dengan anggota Komisi I DPRD Lobar. Ia keberatan salah satu kandidat balon di Desa Buwun Mas, tidak memenuhi syarat administrasi. Parahnya lagi, ada indikasi gangguan jiwa. Namun Panlih desa setempat tetap meluluskan skoring.

Kemudian, seminggu paska aksi balon Buwun Mas, salah seorang balon asal Desa Labuan Tereng Nursidin juga melakukan hal yang sama. Nursidin dinyatakan tidak lolos skoring. Lantas bersama simpatisannya, ia mendatangi ruang kerja Sekda Lobar HM Taufik. Mereka meminta Sekda meninjau kembali proses skoring di desa mereka.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPMPD Lobar HL Surapati mengatakan, persoalan penetapan bakal calon adalah wewenang penuh Panlih masing-masing desa. Panitia kabupaten hanya sebatas mengontrol dan dalam kapasitas sebagai pembina.

Terkait dengan tudingan jika panlih di Desa Buwun Mas tidak melakukan sosialisasi kepada balon kades, ia memastikan permasalahan tersebut sudah selesai. “Pesoalan Buwun Mas sudah tuntas,a�? tegasnya.

Dari data BPMPD Lobar, dari 18 desa peserta Pilkades serentak 2016, 15 desa dipastikan telah menuntaskan tahapan penetapan bakal calon. Sementara tiga desa yakni, Desa Sekotong Timur, Labuan Tereng, dan Gili Gede masih akan menjalani tes dari panitia kabupaten.

Adapun balon yang sudah positif mengikuti tes di tingkat Kabupaten Rabu (16/11) mendatang yakni, Labuan Tereng tiga balon akan terpilih 1 orang, Sekotong Timur tiga balon terpilih dua orang, dan Gili Gede dua balon diambil satu orang.

a�?Hasilnya akan diumumkan langsung,a�? terang Kasubid Tata Pemerintahan DesaA�BPMPD Lobar Suhamdi.

Bentuk tes di tingkat kabupaten tersebut peserta akan menjawab 100 soal pilihan ganda. Soal tes seputar pengetahuan umum, pengetahuann tentang Lombok Barat, dan pengetahuan pemerintahan desa.

Hasil tes nantinya, tidak ada istilah lulus dan tidak lulus, karena yang diambil adalah nilai tertinggi. a�?Kita siapkan banyak soal, untuk antisipasi kemungkinan hasil sama,a�? jelasnya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka