Ketik disini

Giri Menang

Tiga Hotel di Senggigi Bakal Disegel

Bagikan

GIRI MENANGA�– Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan AsetA� Daerah (DPPKAD) Lombok Barat akan melakukan penyegelan tiga hotel di kawasan Senggigi. Tiga hotel tersebut adalah Hotel Santosa, Hotel Bintang Senggigi, dan Hotel Pasifik. Jika tidak melunasi piutang pajak hingga akhir November mendatang, ketiga hotel itu terancam disegel.

Kepala DPPKAD Lobar Hj Lale Priyatni yang dikonfirmasi mengatakan, pihak pengelola diberikan tenggat waktu untuk melunasi tunggakan pajaknya sampai akhir November mendatang.

Namun jika tidak mampu memenuhi kewajiban sampai batas waktu yang ditentukan, akan dilakukan penyegelan dan pemasangan stiker. a�?Semua sudah siap, tinggal action. Sekarang kita hanya ingin melihat iktikad baik dari pengelola hotel,a�? tegasnya, kemarin (14/11).

Berdasarkan data DPPKAD Lobar, Hotel Santosa dengan tunggakan pajak sekitar Rp 8 miliar lebih. Yang merupakan akumulasi sejak beberapa tahun terakhir, namun sampai sekarang belum dilunasi. Pembayaran terakhir Hotel Santosa masuk ke rekening DPPKAD sebesar Rp 250 juta.

Sementara Hotel Bintang Senggigi dan Hotel Pasifik, tunggakan pajaknya mencapai Rp 200 juta lebih. Sebagai akumuluasi sejak tahun 2013 sampai sekarang belum dipenuhi kewajibannya.

DPPKAD Lobar meminta, tunggakan pajak 2013 hingga 2015 dibayar di akhir November mendatang. Sementara pembayaran pajak 2016, Hotel Bintang Senggigi maupun Hotel Pasifik harus dilunasi pada akhir Desember 2016.

Lale mengaku, kepada masing-masing hotel, pihaknya sudah melayangkan surat teguran terakhir. Namun pihak hotel sepertinya mengabaikan dan tidak merespon. Malahan Hotel Santosa, kata Lale melayangkan surat ke DPPKAD Lobar, terkait permohonan penghapusan denda sebesar Rp 2 miliar lebih. A�Namun A�akhirnya permohonan tersebut ditolak.

a�?Permohonan itu tidak bisa diterima. Alasannya, kami menganggap Hotel Santosa sengaja menunda pembayaran pajak,a�? tegas Lale.

Jika akhir November mendatang tidak ada progres membaik dari ketiga pengelola hotel, tidak ada jalan lain selain melakukan penyegelan dan pemasangan stiker. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Perbup Nomor 48 Tahun 2016.

Mengantisipasi penolakan oleh pihak hotel saat penyegelan nanti, Lale mengaku pihaknya mengandeng Satpol PP Lobar. Mereka juga akan menggelar rapat bersama, guna membahas rencana penyegelan A�tersebut. Seperti rencana, Bupati Lobar H Fauzan Khalid juga akan diminta ikut saat melakukan penyegelan.

a�?Kita tidak tahu nanti di lapangan seperti apa. Antisipasi itu perlu, koordinasi dengan Satpol PP,a�? tandasnya.

Sementara itu, menanggapi hal ini Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid sebelumnya mengatakan tindakan tegas bukan hanya pada Hotel Santosa, Hotel Bintang Senggigi, dan Hotel Pasifik. Tindakan yang sama juga berlaku pada penunggak pajak lainnya.

Menurut Bupati, setelah cara persuasif tetap tidak diindahkan oleh penunggak pajak, tidak ada cara lain selain tindakan tegas oleh Pemkab. A�Karena itu, ia meminta kesadaran para pemilik hotel untuk segera menunaikan kewajibananya dalam membayar pajak. Apalagi hotel yang belum menyelesaikan pajaknya sejak 2013 lalu. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka