Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Ahli Waris Pegawai Alfamart Terima Santunan

Bagikan

MATARAM – Perusahaan yang mendaftarkan pegawainya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan akan merasakan dampaknya ketika mendapat musibah. Itulah yang dialami salah satu tenaga kerja PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart).

BPJS Ketenagakerjaan Mataram yang diwakilkan Kepala Bidang Pelayanan Yulia Ika Wardani menyerahkan secara simbolis santunan meninggal Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan jaminan hari Tua (JHT) kepada ahli waris almarhum Abdul Wahid, Mahsam.

a�?Almarhum tercacat sebagai peserta dan langsung kami proses prosedur santunannya 48 kali gaji,a�? kata Kepala Bidang Pelayanan Yulia Ika W pada Lombok Post.

Dijelaskan ini adalah salah satu kerja nyata BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan keluarganya. Saat terjadi risiko seperti ini, berdampak secara langsung kepada keluarganya. Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan untuk meringankan beban keluarganya.

a�?Jaminan sosial ini adalah kebutuhan pekerja, sehingga wajib diperoleh setiap pekerja. Jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan adalah perlindungan terbaik dan dapat menyejahterakan pekerja,a�? jelasnya.

Ahli waris memperoleh santunan meninggal akibat kecelakaan kerja Rp 75,36 juta. Santunan kematian berkala yang dibayar sekaligus Rp 4,8 juta. Biaya Pemakaman Rp 3 juta. Jaminan Hari Tua Rp 1.982.140.

a�?Saya akan mempergunakan santunan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, berwirausaha, memberi sumbangan pada masjid,a�? kata ahli waris almarhum Abdul Wahid, Mahsam.

People Development Manager PT Sumber Alfaria TrijayaA� Achmad Nur Fajar menerangkan, PT Sumber Alfaria Trijaya, telah mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya sejumlah 1.705 orang. TermasukA� dengan mengikutsertakan semua program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Dalam hal ini perusahaan memperoleh biaya penggantian transportasi dan biaya pengobatan almarhum saat terjadi kecelakaan kerja total Rp 1.869.350. a�?Mengikutkan karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan ini wajib dan besar manfaatnya,a�? terangnya.

Diketahui almarhum Abdul Wahid sebelum meninggal, lembur di tempat kerjanya. Saat pulang lembur pukul 4.40 Wita tanggal 25 Mei 2016 menuju rumahnya Dusun Sandik, Desa Peresak, Batukliang-Loteng, almarhum mengalami kecelakaan di jalan Dusun Kebun Randu Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Almarhum sempat dirawat selama 4 hari di RSUD Praya dan dirujuk ke RSUP NTB pada tanggal 29 Mei 2016. Saat di RSUP Provinsi NTB, almarhum akhirnya meninggal dunia.A� (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka