Ketik disini

Praya

Jaksa Kesulitan Seret Tersangka

Bagikan

PRAYAA�– – Negeri (Kejari) Praya di Lombok Tengah (Loteng) mengaku

kesulitan menyeret satu tersangka dugaan korupsi pembangunan Rumah Potong Hewan (RTH) di Desa Barabali. Dia adalah, MJ (inisial-red) selaku pelaksana teknis pengerjaan (PTP) dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB.

a�?Kami sedang meminta saksi ahli dari Unram. Khususnya, menyangkut pengadaan barang dan jasa,a�? kata Kepala Kejari Praya Feri Mupahir, kemarin (15/11).

Berbicara kapasitas, kata Feri bersangkutan ditugaskan sebagai tenaga administrasi penyelenggara proyek. Bersangkutan juga hanya menerima laporan hasil pengerjaan proyek. Selebihnya, dilakukan oleh tiga rekannya yang sudah dijebloskan ke jeruji besi. Yakni KW konsultan pengawas, EK pejabat pembuat komitmen (PPK) danA� LIA� kontraktor pembangunan RTH. Salah satu dari mereka adalah, pejabat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB.

Total anggaran pembangunan proyek yang satu itu, kata Feri mencapai Rp 1,4 miliar lebih. Sementara kerugian negaranya, dari perhitungan BPKP mencapai Rp 136 juta. Sedangkan, dari perhitungan Dinas PU dan ESDM Loteng sebesar Rp 162 juta.

a�?Apakah yang bersangkutan bisa dipidanakan atau tidak, maka kita tunggu saja perkembangan hukumnya. Sekali lagi, kami sedang menungggu keterangan saksi ahli,a�? kata Feri.

Lebih lanjut, tambah Feri untuk tiga tersangka yang di titipkan di Lembaga Pemasyarakat (LP) Mataram, jaksa sedang mempersiapkan proses pelimpahan berkas perkaranya, ke pengadilan. a�?Di fakta persidangan nantinya, pasti akan terang benderang, apakah mereka bersalah atau tidak,a�? ujarnya.(dss/r2)

A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka