Ketik disini

Headline Tanjung

Kontraktor Jangan Asal Kerja!

Bagikan

TANJUNG -A� Memasuki akhir tahun 2016, pengerjaan proyek fisik di sejumlah lokasi di Lombok Utara tercatat masih banyak dalam pengerjaan. Bahkan ada beberapa proyek yang progresnya baru mencapai belasan persen.

Hal inilah yang menjadi perhatian Pemkab Lombok Utara. Untuk itu, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin pun turun langsung meninjau beberapa proyek, kemarin (16/11). Salah satunya proyek jalan di Kecamatan Gangga.

Dalam peninjauan ini, Wabup didampingi Kepala Dinas PU, Perumahan, dan ESDM Raden Nurjati dan Kabid Bina Marga Zaldi Rahadian. Mereka meninjau lokasi pengerjaan jalan yang menghubungkan Dusun Kerta dan Dusun Gangga.

Salah seorang masyarakat yang ditemui lokasi mengeluhkan beberapa hal kepada Wabup. Salah satunya komposisi material yang tidak sesuai sehingga aspal banyak yang terangkat. Selain itu kondisi talud yang lebih tinggi dari jalan dan aspal yang tipis. a�?Masak ini sudah ditambal padahal baru,a�? ujarnya sambil menunjukkan bagian jalan yang ditambal.

Sarifudin yang diwawancarai peninjauan meminta seluruh kontraktor dan SKPD yang memiliki proyek fisik di Lombok Utara untuk bekerja profesional. Jangan mempermainkan anggaran yang ada. a�?Jangan merasa dekat dengan bupati dan wakil bupati atau kepala SKPD terus kontraktor semaunya tanpa memperhatikan kualitas,a�? tegasnya.

Ditambahkan, melihat beberapa progres proyek fisik yang ada, Sarifudin akan melakukan evaluasi terhadap kontraktor dan kepala SKPD terkait. a�?Sekarang ini kan masih proses pengerjaan. Masih ada waktu untuk dibenahi,a�? kata pria yang juga menjabat Sekretaris DPD Gerindra NTB ini.

Lebih lanjut, Sarifudin mengungkapkan, ke depan pihaknya tidak ingin ada kontraktor yang memonopoli proyek di Lombok Utara. Dia menginginkan kontraktor lokal diberdayakan. a�?Kalau kontraktor luar terus yang diberi pekerjaan terus kabur kita juga yang susah,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU, Perumahan, dan ESDM Lombok Utara Raden Nurjati menjelaskan, jalan yang menghubungkan Dusun Kerta dan Dusun Gangga tersebut dikerjakan PT Indomine Utama. Untuk panjang jalan yang dikerjakan 1,65 kilometer. a�?Anggarannya Rp 4 miliar lebih,a�? katanya.

Ditambahkan, ada perubahan rencana dalam proyek ini, yakni badan jalan. Dalam rencana awal lebar badan jalan hanya 3,5 meter kemudian berubah menjadi 4,5 meter.

Terkait keluhan masyarakat, Nurjati mengungkapkan, jalan yang sudah naik ke atas diduga disebabkan penggunaan tanah liat. Tentu di sekitar titik yang naik tersebut akan dibongkar dan dipasang.

Sementara terkait talud, pihaknya akan melihat perkembangan ketika rabat bahu dibuat. a�?Kalau yang ditambal di titik-titik tertentu itu akan hilang tertutup hotmix,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka