Ketik disini

Praya

Loteng Minta Lahan Pemprov 20 Hektare

Bagikan

PRAYA – Pemkab Lombok tengah masih berharap Pemprov NTB berbaik hati menghibahkan tanah miliknya di kawasanA� PTPA� Desa Puyung, Jonggat Lombok Tengah (Loteng). Hal ini sebagai bagian dari wacana Loteng untuk memindahkan kantor bupati dari dalam Kota Praya.

a�?Yang penting, kita sudah mengajukan permohonan ke provinsi. Luas lahan yang kita minta, mencapai 20 hektare (ha),a�? kata Bupati HM Suhaili FT, kemarin (16/11).

Jika terealisasi, kata Suhaili maka bangunan kantor bupati, akan diperbesar, disesuaikan dengan kebutuhan.

a�?Hajatnya, kita ingin memperpendek jalur birokrasi,a�? tekan Suhaili.

Untuk itulah, pihaknya berharap provinsi mengambulkan permohonan Pemkab. Jika tidak, terpaksa kantor bupati dibangun di tempat semula di lahan milik Pemkab seluas 2,5 ha.

a�?Bentuk usulan yang kita ajukan yaitu, pengalihan aset dari provinsi ke Pemkab. Kita sangat berharap, provinsi mengambulkannya,a�? kata Sekda HM Nursiah, terpisah.

Sekda menyebutkan, mau dimana saja kantor bupati dibangun, tetap konsepnya menggunakan pembiayayaan tahun jamak. Secara teknis, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ESDM yang mengawal seluruh anggaran dan master plan pembangunannya.

a�?Yang jelas, kalau sampai akhir tahun ini tidak ada kejelasan, maka terpaksa kita bangun di tempat lama. Itu artinya, bangunan kantor akan kita robohkan,a�? ujar Nursiah.

Kantor bupati sementara pun, tambahnya sudah disiapkan. Pilihannya, ada gedung serba guna atau aerotel. Ia memastikan, pelayanan birokrasi tidak akan terganggu, gara-gara pembangunan kantor bupati. a�?Semua akan berjalan seperti biasa,a�? kata mantan Asisten III Setda Loteng tersebut.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka