Ketik disini

Kriminal

Penetapan Tersangka Tunggu Kerugian Negara

Bagikan

MATARAM – Penyidikan kasus dugaan korupsi pengangkatan CPNS melalui jalur Honorer Kategori II (K2) di A�Kabupaten Dompu memasuki tahap perhitungan kerugian negara. Polda NTB mengandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan NTB. Saat ini, lembaga auditor tersebut sedang menghitung kerugian negara.

A�a��a�?Masih penyidikan,a��a�� kata Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono kepada Lombok Post, kemarin.

Sejauh ini, pihaknya belum menetapkan tersangka. Konon penetapan tersangka akan dilakukan jika hasil perhitungan kerugian negara sudah diserahkan oleh BPKP.

a��a��Kalau sudah ada kerugian negara, kami akan tetapkan tersangka,a��a�� terangnya.

Untuk kebutuhan perhitungan kerugian keuangan negara, penyidik telah menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan BPKP. Termasuk hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Diketahui, penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB telah memeriksa sejumlah saksi-saksi. Beberapa pejabatA� penting Pemda Dompu telah diperiksa. Begitu pula dengan pejabat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional X Denpasar.Termasuk memeriksa 134 CPNS Dompu yang telah dibatalkan itu.

Diketahui, kasus perekrutanA�K2A�ini didugaA�melanggar aturan. Bahkan, ada indikasi yang mengarah pada tindak pidana korupsi. Kemudian, kasus ini dilaporkan ke PolresA�Dompu. Setelah berjalan hampir setahun, polda mengambil alih penanganannya.

Dalam dokumen pengesahan pengusulan CPNSA�K2A� jumlahnya 390 orang. Sementara, hasil verifikasi tim yang dibentuk dan di SK-kan bupati hanya 156 orang saja. Sementara, 134 orang yang dinyatakan Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) untuk diusulkan menjadi CPNS.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka