Ketik disini

Ekonomi Bisnis

PKL Topang Ekonomi Daerah

Bagikan

MATARAM – Pedagang kaki lima (PKL) dinilai sebagai ujung tombak perekonomian NTB. Karenanya keberadaan PKL harus senantiasa didukung. A�Sehingga diharapkan ke depan PKL dapat lebih maju dan naik kelas menjadi UMKM yang dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Dalam kondisi ekonomi yang kurang stabil justru PKL masih bisa bertahan. Ini menunjukkan keberadan PKL justru mampu menopang ekonomi di daerah,” ujar Ketua DPD Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) NTB H Lalu Winengan kepada wartawan kemarin (16/11). Dia berharap pemerintah melakukan pembinaan dan pengawasan yang baik sehingga perekonomian masyarakat terjaga.

Salah satu tumpuan PKL dalam menjalankan aktivitas bisnisnya adalah Peraturan Presiden Nomor 125 tahun 2013. Dalam ketentuan tersebut, PKL diberikan kemudahan sekaligus perlindungan dalam menjalankan usaha.

“Kalau PKL yang baru muncul lantas melanggar ketentuan, misalnya berdagang di trotoar, ya ditindak saja. Tapi yang pasti jangan ada penggusuran,” tegas dia.

Tidak saja pemerintah, pihak perbankan diharapkan turut membina PKL. Salah satunya memberikan bantuan modal. Artinya, perbankan harus lebih peduli dibandingkan PKL harus meminjam modal berupa dana dari rentenir.

“Perbankan memberikan kemudahan bagi PKL. Dari pada mereka meminjam di bank subuh atau bank rontok kan,” papar dia.

Dikatakan, PKL tidak sekadar menjalankan bisnis, tapi cenderung akan memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap perekonomian. Dia mencontohkan jika PKL dapat berkembang pesat di NTB. Selain dapat menarik tenaga kerja, tentu PKL juga akan membuat roda perekonomian berjalan dengan baik. (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka