Ketik disini

Giri Menang

Tingkatkan Minat Baca Lewat a�?Laskar Bacaa�?

Bagikan

Komunitas Laskar Pelangi digerakkan oleh anak-anak muda yang cerdas juga kreatif. Mereka peduli terhadap warga sekitar. Hingga akhirnya membangun sebuah gedung bacaan bernama a�?Laskar Bacaa�?.

***

DI Dusun Kekait Thayyibah, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari ada sebuah bangunan yang tidak terlalu besar. Namun, bermanfaat luar biasa.

Bangunannya berukuran 5×5 meter persegi. Dindingnya bedeg. Atapnya terbuat dari seng.

Sebuah bendera merah putih menggunakan tiang bambu terpasang tepat di pintu masuk. Kemudian disampingnya ada bendera lain bertuliskan Komunitas Laskar Pelangi.

Ya, bangunan ini adalah markas dari Komunitas Laskar Pelangi. Sebuah komunitas sukarela yang menjadi garda mencerdaskan anak-anak di Dusun Kekait Tahyyibah, Desa Kekait.

Uniknya, komunitas ini adalah gabungan dari beberapa profesi. Mulai dari pemandu wisata, pelajar, dokter hingga pencinta alam. Mereka bahu membahu secara sukarela mengajarkan anak-anak di daerah itu membaca dan berkreasi dengan barang-barang bekas.

Jangan kira, membangun gedung laskar baca ini gampang. Sangat susah. Bahkan awalnya, harus bersakit-sakit. Apalagi terkendala oleh lokasi.

Meski bangunannya sederhana, rupanya Laskar Baca menghabiskan biaya hingga jutaan rupiah. a�?Dananya urunan teman-teman,a�? ungkap Yazid salah seorang pegiat komunitas Laskar Pelangi.

Komunitas ini memang belum lama, tapi manfaatnya sudah dirasakan betul oleh maysarakat sekitar. Mulai aktif, Januari lalu, kini anggota yang sudah bergabung mencapai puluhan orang. Bahkan hebatnya lagi, tersebar di wilayah Pulau Lombok, hingga luar daerah.

a�?Anggota kami ada yang aktif mengajar, tapi ada juga yang sekadar menyumbang buku bacaan,a�? jelasnya.

Seiring tumbuhnya minat baca, komunitas Laskar Pelangi pun mengalami kendala. Rupanya, tidak banyak buku bacaan di tempat ini. a�?Kalau mau beli juga susah, tidak ada dana lebih,a�? akunya.

Lantas, kenapa tidak minta bantuan pemerintah? “Terlalu ribet prosesnya,” kata Yazid. Di sisi lain, anak-anak, membutuhkan buku bacaan baru dengan segera.

Seiring semakin tinggi minat baca masyarakat di wilayah tersebut, mereka terus mencari jalan keluar untuk menutup kekurangan buku bacaan ini. Alhasil, mereka mulai menjajaki dunia maya, dengan membuat website SedekahBukuID. a�?Alhamdulillah, kami banyak terbantu,a�? ucapnya.

Selain itu, para pendaki gunung dan pencinta alam yang datang menikmati keindahan Gunung Rinjani juga tak luput dari sasaran sumbangan buku bacaan. Kata Yazid, melalui gagasan yang mereka buat a�?satu pendaki, satu buku bacaana�? akhirnya buku di Laskar Baca sedikit terpenuhi. a�?Para pendaki sangat membantu, koleksi buku kami jadi semakin banyak,a�? tandasnya. (MUHAMMAD ZAINUDDIN, Giri Menang/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka