Ketik disini

Giri Menang Headline

APBD 2017 Telat, DID Bisa Tekor

Bagikan

GIRI MENANGA�– Dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Perhitungan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 telah ditandatangi oleh Bupati Lombok Barat (Lobar) H Fauzan Khalid dan Ketua DPRD Hj Sumiatun belum lama ini. Namun hingga pekan kedua November, APBD 2017 belum juga ditetapkan.

Jika mengacu pada aturan, penetapan APBD paling telat sebulan sebelum tahun anggaran baru berjalan. Karenanya Pemkab Lobar berharap kalangan dewan menetapkan APBD 2017

paling telat 30 November mendatang. Namun informasi yang beredar, dewan baru akan menetapkan APBD 2017, pada 5 Desember mendatang.

Sekda Lobar HM Taufiq mengatakan pihaknya akan berkirim surat ke kalangan dewan. Dia berharap penetapan APBD 2017 dimajukan menjadi tanggal 30 November mendatang.

a�?Ketepatan waktu menjadi salah satu penilaian dalam pemberian Dana InsentifA� Daerah (DID) oleh pemerintah pusat,a�? ujar sekda, kemarin (18/11).

Pada tahun 2015, Lobar mendapatkan DID dari pemerintah pusat sekitar Rp 7 miliar. Sementara 2016 meningkat cukup signifikan menjadi Rp 53 miliar. Pemkab Lobar kata Taufiq berharap penetapan APBD tidak terlambat, agar DID 2017 mendatang tidak mengalami penurunan.

a�?DID tahun 2017 harus meningkat lagi,a�? harapnya.

Namun, upaya mempercepat penetapan APBD ini diharapkan tidak mempengaruhi kualitasnya.

Berdasarkan KUA-PPAS RAPBD 2017, diketahui pendapatan daerah tahun 2017 direncanakan sebesar Rp 1,582 triliun. Catatan ini turun dari target pendapatan tahun lalu yakni sebesar 0,05 persen.

Sementara belanja daerah pada tahun 2017 direncanakan senilai Rp 1,571 triliun. Turun dari A�target tahun 2016 sebesar 3,03 persen. Sedangkan pembiayaan daerah di tahun 2017 direncanakan sebesar Rp 9,8 miliar. Turun dari target 2016 sebesar 85,50 persen. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka