Ketik disini

Metropolis

Dewan Dukung Pemkot

Bagikan

MATARAM – Langkah tegas Pemerintah Kota Mataram, dalam menertibkan pelanggaran dan penyerobotan area publik oleh para pengusaha di dukung kalangan eksekutif. Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram I Ketut Sugiarta menilai ini sebagai langkah mengajak pengusaha agar menaati peraturan yang berlaku.

a�?Kalau dibiarkan nanti tentu sulit menegakkan aturan,a�? kata Sugiartha.

Dalam pandangannya, lumrah kota semakin padat. Karenanya jika pemerintah lembek terhadap berbagai pelanggaran, lambat laun akan jadi persoalan besar.

a�?Jangan hanya minta investor masuk-masuk saja, tetapi pelanggaran dibiarkan,a�? kata dia mengingatkan.

Sikap tim gabungan Kamis (17/11) lalu yang masih memberi kelonggaran bagi para pengusaha yang mau membongkar sendiri bangunannya dinilai sudah tepat. Apalagi, setelah itu ada perjanjian yang ditandatangani di atas materai yang artinya jika melanggar, mereka siap menerima segala konsekuensinya.

a�?Tapi kasih batasan yang jelas, jangan lama-lama dibiarkan. Kalau tetap melanggar, maka harus ditertibkan,a�? tegasnya.

Kepala Dinas Tata Kota Mataram Lalu Junaidi mengatakan, pihaknya sudah melalui semua mekanisme dari teguran hingga peringatan. Namun ada beberapa pengusaha yang membandel. Ia berjanji menyikat habis para pengusaha yang ngeyel ini.

a�?Semua prosedur sudah kita lalui dan tempuh, sekarang kita tindak,a�? kata Junaidi.

Ia juga menampik anggapan adanya pengistimewan terhadap bangunan-bangunan yang dinilai menyalahi aturan. Semua akan ditindak sesuai prosedur.

Pelanggaran-pelanggaran oleh para pengusaha ini dinilainya terjadi di banyak tempat. Karena itu, penindakan dilakukan secara bertahap. Jika sebelumnya, penertiban dilakukan dari Jalan Airlangga, lalu beralih ke Jalan Selaparang, rencananya 24 November mendatang, penertiban dilakukan di Jalan Sriwijaya.

a�?Termasuk kalau ada pelanggaran di Jalan Udayana, akan kita tertibkan. Di sana ada Lesehan Gading yang memang dinilai tidak sesuai peruntukan ruangnya,a�? tegasnya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka