Ketik disini

Tanjung

Komisi III Akan Ikut Awasi

Bagikan

TANJUNG – Pemkab Lombok Utara saat ini mengawasi ketat pengerjaan proyek fisik yang sedang berjalan. Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lombok Utara juga meminta agar Komisi III yang membidangi infrastruktur supaya ikut mengawasi. Hal ini mengingat waktu yang sudah semakin mepet.

Anggota Banggar DPRD Lombok Utara Ardianto mengatakan, banyak proyek bernilai miliaran progresnya masih berjalan lambat. a�?Komisi III harus segera turun karena ini sudah mepet. Jangan sampai anggaran besar tetapi proyek asal-asalan, sementara banyak pengerjaan proyek yang notabene bernilai miliaran,” ujarnya.

Ardianto juga mewanti-wanti jangan sampai cuaca menjadi penyebab pengerjaan terkesan dikebut. Tetapi ketika selesai justru kualitasnya pun tidak setara dengan apa yang diharapkan. a�?Kita tidak mau kalau kualitas rendah karena pengerjaan yang mepet dengan waktu itu. Padahal banyak proyek yang nilainya wah, seperti di Pekatan Rp 3,6 miliar, hingga yang ada di teras genit itu,a�? jelasnya.

Sementara anggota Komisi III DPRD Lombok Utara Narsudin menegaskan, dalam waktu dekat bakal melakukan pembicaraan dengan unsur komisi yang lain. Salah satunya untuk menjadwalkan turun ke lapangan. a�?Ini memang jadi masalah setiap tahunnya, dalam waktu dekat kita akan tinjau tapi kita jadwalkan terlebih dahulu,a�? katanya.

Ia tak menampik jika realisasi pengerjaan proyek masih sangat rendah. Dia mencontohkan di Gumantar, Bayan. Pengaspalan saat ini baru berjalan 30 persen. a�?Di Gumantar ada yang baru 30 persen. Saya kira dinas terkait harus tegas, karena saya lihat sanksi bagi kontraktor sangat rendah yakni sekitar 0,4 persen dari pagu anggaran,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka