Ketik disini

Giri Menang

Proyek Terhambat, Dewan Minta Klarifikasi

Bagikan

GIRI MENANGA�– Pembangunan fisik di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) seringkali mengalami hambatan, terutama jelang akhir proyek. Bahkan ada kontraktor yang diputus kontrak hingga mengakibatkan proyek tersebut menjadi mangkrak. Dalam rapat pimpinan Kamis (18/11) lalu, tercatat 16 proyek dengan kucuran dana puluhan miliar hingga 16 November lalu target fisiknya belum tercapai.

Wakil ketua komisi III DPRD Lobar H Mustafa mengatakan, pihaknya akan meminta klarifikasi kepada jajaran SKPD yang belum menuntaskan proyek fisik tersebut. Sekaligus mempertanyakan hasil temuan mereka terhadap pengerjaan proyek yang berkualitas kurang baik.

a�?Kalau begini faktanya kami akan minta klarifikasi SKPD terkait,a�? tegasnya kepada wartawan, kemarin (18/11).

Ia mengklim, belasan paket proyek yang tak capai target ini disebabkan karena SKPD terkait kurang memantau ke lapangan. Sehingga menyebabkan kontraktor tidak berkerja maksimal karena merasa tidak diawasi.

a�?Banyak temuan kami. Seperti di Sekotong, banyak proyek mubazir,a�? sesalnya.

Terpisah, Setda II Pemkab Lobar H Poniman dalam rapat pimpinan Kamis (16/11) lalu mengatakan, progres proyek fisik di Lobar banyak yang tak mencapai target awal, sehingga menimbulkan deviasi negatif.

a�?Yang belum mencapai target ini, akan ditingkatkan kecepatan pekerjaannya,a�? imbuhnya.

Dalam rapim tersebut, para pimpinan SKPD berdalih. Seperti pimpinan Kantor Aset Daerah Mahnan. Ia mengungkapkan, keterlambatan capai target akibat permasalah pengadaan tanah yang tak bisa terserap akibat pergantian pimpinan Kanwil BPN NTB. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka