Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Bekraf Gelar Kelas Keuangan UKM Kreatif

Bagikan

MATARAM – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menggelar pelatihan bagi UKM Kreatif di NTB. 100 UKM kreatif dilibatkan dalam kelas Keuangan Syariah UKM kreatif. Kegiatan tersebut merupakan sesi terakhir setelah sebelumnya menggelar kegiatan serupa di delapan kota di Indonesia.

Kota Mataram termasuk daerah yang spesial lantaran sudah dua kali menjadi tempat pelatihan serupa dari Bekraf. Sebelumnya, Bekraf melatih sistem manajemen keuangan konfensional bagi UKM kreatif yang memperoleh Kredit Usaha Rakyat dari BRI.

Direktur akses perbankan Bekraf Restog K Kusuma mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memfasilitasi pelaku UKM kreatif untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang permodalan dan pengelolaan keuangan syariah. Dikatakan, Bekraf mendorong pertumbuhan industri kreatif sebagai tulang punggung ekonomi kreatif.

“Kami berharap kegiatan ini menambah wawasan pelaku UKM kreatif mengenai pengelolaan keuangan,” kata Restog kepada wartawan di Senggigi (21/11).

Restog menjelaskan pelatihan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pengembangan UKM kreatif. Diharapkan ada perubahan paradigma dari para pelaku industri dari bisnis sampingan menjadi bisnis utama yang dikelola serius. Dari bisnis kecil dengan catatan keuangan sederhana, menjadi bisnis dengan catatan akuntansi profesional.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan tiga pembicara. Pada hari pertama diisi oleh Restog K Kusuma yang membahas laporan kegiatan akses permodalan Bekraf. Selanjutnya Mohammad B Teguh selaku praktisi keuangan syariah yang memaparkan pentingnya pengelolaan keuangan berbasis syariah.

Pada sesi selanjutnya diisi oleh Ligwina Hananto sebagai konsultan bisnis, founder dan CEO QM Financial. Termasuk pemaparan dari Nukman Luthfie yang merupakan CEO Julio.com mengenai internet marketing for business.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB H Rosiyadi H Sayuti dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang mendorong terciptanya pengusaha profesional. NTB disebutkan memiliki ribuan pengusaha kecil menengah.

“Kegiatan ini sangat strategis dan pasti bermanfaat untuk memotivasi UKM di NTB,” papar dia.

Dia juga mendorong agar pelaku UKM kreatif di NTB terus berinovasi dengan target tertentu. Dengan begitu diharapkan ada sesuatu yang berbeda dari sebelumnya sehingga UKM di NTB dapat berdaya saing.

Bekraf adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Berkraf bertugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi, dan radio. (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys