Ketik disini

Tanjung

Bulan Depan, Kapal Cepat Akan “Disikat”

Bagikan

MATARAMA�– Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB akan menindak tegas kapal cepat yang masih bandel. Bila tetap nekat menerobos dari Bali langsung ke Gili Trawangan mereka akan ditangkap. a�?Per satu Desember kita tertibkan semua,a�? tegas Kepala Dishubkominfo NTB Lalu Bayu Windya, Minggu (20/11) lalu.

Bayu mengingatkan para pelaku usaha tidak usah bermain-main. Larangan yang dikeluarkan pemerintah harus diindahkan bila ingin selamat. Aturan pelayaran harus mereka patuhi. Saat ini pihaknya masih diberikan imbauan dan sosialisasi. Tetapi jika awal Desember mereka masih main terobos, maka tidak ada ampun. Tim gabungan akan menindak tegas semua kapal cepat tersebut. a�?Tidak boleh ada lagi yang coba-coba,a�? tegasnya.

Dalam penertiban nanti, petugas akan patroli di jalur yang biasa digunakan untuk langsung masuk ke gili. Semua pihak akan dilibatkan, termasuk aparat kepolisian.A� Untuk ini, Dishubkominfo NTB pada Jumat (18/11) lalu telah mengumpulkan para pelaku usaha. Diantaranya, Asosiasi Kapal Cepat, pemilik perusahaan Travel, Dishubkominfo KLU, Kantor Unit Pelaksana Pelabuhan (KUPP) Pemenang, mantan Kepala KUPP Pemenang Junaidi, KUPP Benete, KSOP Lembar, Polair, Kesbangpol NTB, Kesbangpol KLU, serta Balai Konservasi Perairan Laut Nasional.

Pertemuan itu dilakukan dalam rangka sosialisasi dan rencana penertiban di jalur tersebut. Kapal-kapal cepat yang mengangkut wisatawan itu harus berlayar dari pelabuhan ke pelabuhan. Di mana pemerintah sudah menyiapkan beberapa pelabuhan yang bisa mereka sandari sebelum ke gili. Seperti, Pelabuhan Teluk Nara dan Bangsal, termasuk Pelabuhan Senggigi.

Bayu mengatakan, target penertiban ini adalah untuk menekan angka kecelakaan di laut. Kedua, mengurangi resiko kemungkinan kegiatan terlarang di laut seperti penyelundupan obat terlarang dan sebagainya. a�?Kalau masalah pendapatan ke daerah itu urusan kesekian, yang penting keselamatan dulu,a�? tandasnya.

Terpisah Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin mengatakan, rencana untuk mengalihkan kapal cepat dari Bali ke tiga gili sudah bulat. Pihaknya juga mengaku sudah bertemu langsung dengan Asosiasi Kapal Cepat Indonesia (Akacindo) beberapa hari lalu. a�?Mereka datang ingin mendengar langsung dari pemerintah daerah kebenaran rencana ini. Karena kabar pengalihan ini sudah santer,a�? ujarnya pada wartawan, kemarin (21/11).

Dijelaskan, pemkab memang berencana akan tidak memperbolehkan kapal cepat langsung ke tiga gili. Tetapi harus melalui pelabuhan yang ada yakni Teluk Nara maupun Bangsal. a�?Pengaturan ini untuk menertibkan wisatawan yang datang dan memaksimalkan PAD,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Sarifudin mengungkapkan, kemungkinan pihak kapal cepat selama ini sudah nyaman dengan rute langsung tersebut. Namun rute langsung itu selama ini tidak memberikan pemasukan bagi daerah.

Selain itu, rencana ini juga untuk mencegah hal-hal negatif berkembang di tiga gili, seperti peredaran narkoba. Karena selama ini arus masuk dan keluarnya wisatawan yang menggunakan kapal cepat tidak bisa dipantau maksimal. a�?Sumbangsih ke daerah sangat kecil. Meskipun mereka mengaku sudah setor tetapi kami tidak tahu ke mana. Kami ingin dihargai juga,a�? katanya.

Sejauh ini, Pemkab belum bisa memastikan akan ke mana kapal cepat ini dialihkan. Apakah akan ke Bangsal atau Teluk Nara untuk transit. a�?Yang jelas kita akan tertibkan. Mau tidak mau harus diikuti siapa saja,a�? pungkasnya. (ili/puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys