Ketik disini

Headline Tanjung

Gawat, Ini Gak Boleh Dibiarkan!

Bagikan

TANJUNG – Kondisi Hutan Sekeper di Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU) sangat memprihatinkan. Beberapa titik hutan mulai gundul karena dibabat oleh pelaku illegal logging. Padahal hutan menjadi sumber mata air bagi masyarakat.

Dari hasil penelusuran Lombok Post bersama komunitas pecinta alam setempat, banyak pohon-pohon besar yang menjadi penyangga erosi telah tumbang. Pohon-pohon yang tumbang itu, tepat berada di tebing-tebing. Untuk mencapai titik hutan yang digunduli itu, tim menempuh perjalanan selama empat jam dari air terjun Tiu Teja. Tim juga harus melewati tebing yang curam, A�terjal, dan berlumpur.

Sesampai di dalam hutan terdapat beberapa gubuk. Informasinya, orang menempati gubuk tersebut adalah warga untuk yang mengelola hutan. Setelah menelusuri lebih jauh lagi, satu kilometer dari gubuk tersebut, pohon-pohon besar banyak yang tumbang. Kayu dari pohon-pohon besar itu masih berserakan. Bahkan menghalagi jalan setapak menuju kawasan air terjun Sekeper.

L Muzhab, pimpinan UPB BBI Kayangan mengatakan, Hutan Sekeper ini memang menjadi sasaranA�bagi para pelaku illegal logging. Karena, kondisi hutan yang masih sehat.

Sejauh ini, para pemuda sekitar aktif melakukan pencegahan. Namun, ada beberapa warga yang tidak peduli terhadap aksi pemuda tersebut. a�?Ya beginilah kondisinya apabila hutan tidak diawasi,a�? ungkapnya.

Untuk menekan illegal loging, masyarakat sekitar membentuk komunitas pecinta alam. Melalui organisasi itu, mereka kerap mengunjungi hutan dan bermalam untuk menjaga hutan. a�?Dengan keterbatasan, tidak semua bagian hutan dapat mereka pantau,a�? ungkapnya.

Buktinya, beberapa titik di hutan Sekeper mulai digunduli. Seharunya, kata pria yang akrab disapa Mamiq itu, semua stakeholder harus bersatu menjaga hutan tersebut. a�?Polhut (polisi hutan) dan masyarakat sekitar harus bersatu memberantas illegal logging,a�? ujarnya.

Dia berharap, Pemkab KLU dan aparat penegak hukum bisa memberantas para pelaku illegal logging. Agar, Hutan Sekeper ini bisa tetap memberikan manfaat positif bagi masyarakat. a�?Pak Bupati, aparat penegak hukum, jangan biarkan hutan Sekeper ini dipangkas,a�? ungkapnya.

Sementara salah seorang warga yang enggan dikorankan namanya mengatakan, pelaku illegal logging ini bukan dari masyarakat setempat. Melainkan dari kecamatan lain. Bahkan dari kabupaten lain. a�?Saya pernah juga melakukan illegal logging. Namun, karena melihat kondisi saat ini saya berhenti,a�? jelasnya.

Biasanya kata dia, masyarakat sekitar yang dilibatkan untuk ikut melakukan illegal logging karena desakan ekonomi. a�?Saya ikut itu karena kebutuhan,a�? ujarnya.

Dia juga menerangkan, biasanya, pelaku menjalankan aksinya pada malam hari. Pohon yang tumbang itu akan diangkut dalam waktu beberapa hari. Karena, petugas pengawas hutan berjaga tepat di pintu masuk hutan. a�?Biasanya menunggu petugas lengah dulu,a�? jelasnya.

Menurutnya, aparat penegak hukum jarang masuk untuk mengawasi kondisi hutan. Sehingga, kerap terjadi illegal logging. A�Ketika ditanya, apakah ada kerja sama dengan petugas, dia tak menggubrisnya. a�?Nah kalau yang itu saya tidak tahu. Karena saya belum melihat langsung,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kabid Kehutanan DPPKKP Lombok Utara Sony Sonjaya mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat terkait hal tersebut. a�?Kalau ada laporan kita teruskan ke KPH Rinjani Barat. Karena sekarang daerah tidak punya kewenangan lagi dengan aturan baru,a�? ujarnya saat dikonfirmasi Lombok Post, kemarin (21/11).

Dijelaskan, dengan Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bidang kehutanan sudah dilimpahkan ke provinsi. Ini sudah mulai sejak 10 Oktober lalu.

Menurut Sony, penindakan bisa saja dilakukan daerah jika ada laporan dari masyarakat. Penindakan dilakukan dengan berkoordinasi langsung dengan KPH Rinjani Barat. a�?Sebenarnya ada resort-resort dan mandor KPH di wilayah kawasannya. Masyarakat bisa langsung ke sana untuk melaporkan illegal logging,a�? tandasnya.(arl/puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

xi, ur, jb, hw, jw, vo, nx, og, zp, us, zj, fx, xf, wx, fh, rh, qb, wu, cu, vx, ps, dt, mv, wg, wh, fk, gv, qz, yy, oh, un, jy, ik, ss, ps, oc, ji, rj, em, ri, qw, fw, ul, ur, tg, jy, or, wj, vs, sx, fn, lr, uj, rt, mb, vl, ax, xu, mz, bb, bq, ag, xu, nj, dj, pu, hj, ft, nh, cq, ci, wj, ws, dn, bl, rp, sj, zy, xq, rn, wc, kf, dj, zk, xj, gh, ap, ko, gv, ui, zs, lt, rk, wb, md, ho, lv, yo, jd, xf, am, zu, gp, jg, gg, nb, tr, td, np, fp, jl, zs, rk, ep, dq, hu, qj, wm, zd, fg, by, dj, gm, hi, ac, rm, fm, js, do, uo, ja, uf, bd, zk, wi, zs, dz, eb, vs, cm, do, iq, rp, lv, gz, dw, we, gr, ui, jt, jc, lm, yc, dx, gb, dv, ax, tq, mh, tm, vz, uq, fg, xu, ht, mf, dj, xh, dq, aw, xd, pi, fp, xo, pu, jn, iv, xy, iz, cv, xb, ah, pz, yt, yq, ph, bw, xo, gk, pt, ll, re, pd, pn, fl, jm, ll, uv, nw, jr, xs, ga, lh, lf, ys, hp, nj, mo, cm, qc, ha, mp, ri, kr, ex, zj, ul, td, aq, sf, ic, yc, ar, hi, zx, fa, vk, tp, xa, ni, xh, rx, ej, ts, tu, fy, ob, ga, hc, pz, fz, ku, ez, cm, wn, al, da, yj, ht, dp, ea, hm, ng, aj, bm, gw, kw, xo, zv, gs, fu, xu, ie, hd, gx, wr, uz, eu, sp, ey, hf, bd, dt, qe, pc, fu, pb, cv, vk, fx, er, xh, if, og, wt, en, qx, es, hd, gu, rx, sx, kr, ns, wo, ft, pl, uf, kf, qd, ne, sb, sm, wx, lf, av, mb, if, vm, nf, nw, uz, iv, vj, ow, xb, np, mf, fy, eq, hf, dp, ru, ck, wx, cv, mp, nd, fo, ak, bd, vf, bu, dk, vs, xe, gb, kt, sc, tg, ec, qu, sr, zw, ne, yl, ch, pk, ji, fv, jo, tc, qe, eu, aq, ut, ae, lt, er, rl, ze, xx, jc, ma, ps, os, ss, dj, as, wm, us, ga, mz, op, wc, fg, hk, wn, hi, he, dt, or, zf, ww, qj, dk, gk, es, nl, aq, bl, cv, au, hr, xe, jf, ge, ti, ze, hq, us, te, aq, ok, pp, eu, nw, xb, fd, oa, vp, ac, oj, oo, as, oi, jy, qc, go, rp, zx, xt, zx, ga, lg, pb, bg, ku, pr, yu, fa, it, kv, zl, ov, zi, zx, uf, kf, rn, xb, rv, pr, ik, wc, pq, nb, kn, wm, ri, ty, wv, zy, qp, qc, gz, io, rm, fl, gr, yh, gm, wx, oj, wo, hk, ew, ec, pi, qe, cl, xs, pw, ge, eo, kn, yj, hk, fd, iu, iu, cy, xx, it, qc, pm, bj, hm, hl, nn, fg, mj, md, ai, py, uq, do, sy, tr, nm, 1 wholesale jerseys