Ketik disini

Metropolis

NTB Promotor Wisata Halal

Bagikan

MATARAM – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Hj Ledia Hanifa Amaliah mengaku salut dengan Pemprov NTB. Karena konsen mengembangkan wisata halal. Penghargaan World’s Best Halal Tourism Destination yang didapatkan tahun 2015 menjadi bukti, sekaligus contoh bagi daerah lain bahwa wisata halal cukup menjanjikan. a�?Tidak banyak yang serius menangani hal-hal yang berkenaan dengan industri halal, NTB menjadi promotornya,a�? kata politisi PKS ini saat melakukan kunjungan ke Pemprov NTB, kemarin (22/11).

Menurutnya, pengembangan wisata halal di NTB cukup baik dengan pelibatan masyarakat yang cukup tinggi. Hal ini belum banyak dilakukan daerah lain di Indonesia, tapi Pemprov NTB mampu melakukannya. Sehingga DPR menganggap pantas NTB menjadi contoh. a�?Kami memberikan apresiasi yang luar biasa,a�? katanya.

Dari hasil diskusi yang dilakukan dengan jajaran Pemprov NTB, masih ada beberapa kendala dalam pengembangan pariwisata halal. Diantaranya dukungan regulasi yang minim sehingga membuat implementasi wisata halal menjadi sukar. Seperti Undang-undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang belum diikuti aturan turunan ke bawah.

a�?Tahapan berikutnya adalah dukungan dari pusat dalam berbagai hal, utamanya dukungan regulasi dulu,a�? katanya.

Ia berharap Kementerian Agama menyelesaikan semua aturan turunan dari UU Nomor 33 Tahun 2014 tersebut, agar pemerintah daerah tidak susah dalam melangkah. Dengan aturan yang lebih jelas, maka daerah memiliki dasar hukum untuk membuat kebijakan dalam industri pariwisata. Tapi hal ini tidak mudah, disebabkan koordinasi antar intansi pemerintah yang belum sepakat. Banyak hal yang perlu dikoordinasikan dengan baik,A� sehingga di tingkat pusat lebih sulit dibandingkan daerah. Seperti Provinsi NTB lebih mudah karena semua sudah sepakat dengan konsep wisata halal.

Dukungan lain yang harus diberikan pemerintah pusat adalah fasilitas, seperti akses penerbangan yang lebih banyak. Sementara bagi Pemprov NTB, Hanifa berharap agar lebih memberdayakan UMKM. Pemprov mendorong agar mereka lebih berperan menjadi bagian dalam industri pariwisata halal. Hal ini mampu dilakukan di Thailand. Dalam hal kuliner mereka menjadi tempat studi bagi negara lain untuk wisata halal.

Ke depan paket-paket wisata juga harus lebih diperbanyak, misalnya Lombok yang terkenal sebagai Pulau Seribu Masjid mestinya bisa dijadikan salah satu paket wisata halal di NTB. Termasuk kekayaan budaya yang ada di dalamnya.

Kunjungan Komisi VIII di NTB secara khusus menyoroti keseriusan dari industri halal yang telah dilakukan Provinsi NTB, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam implementasi UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys