Ketik disini

Giri Menang

Warga Labuan Tereng Minta Pilkades Ditunda

Bagikan

GIRI MENANG – Salah seorang bakal calon (balon) asal Desa Labuan Tereng H Fathul Aziz meminta Pilkades serentak di wilayah tersebut ditunda. Setelah dinyatakan gagal maju, ia melihat ada kejanggalan yang dilakukan oleh panitia desa setempat.

Kemarin (22/11) bersama massa aksinya, ia mendatangi kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lobar. Mereka mendesak agar Pilkades serentak khususnya di Desa Labuan Tereng ditunda.

”Saya tidak puas dengan  kinerja dari panitia desa. Saya merasa dari awal (pendaftaran) ada upaya penjegalan,” keluhnya di depan kepala BPMPD Lobar HL Surapati, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Aziz juga mempertanyakan beberapa hal yang dianggapnya kurang jelas. Termasuk proses scoring yang diikutinya bersama tiga balon asal Labuan Tereng beberapa waktu lalu.

Ia mempertanyakan alasan kenapa dirinya tidak mendapat poin dalam kategori bekerja di lembaga non pemerintahan desa. Padahal, sudah melampirkan surat keterangan bekerja di salah satu BUMN. Namun tetap saja tak dihitung.

“Yang mana dikatakan lembaga non pemerintahan desa itu,” tanya H Fathul Aziz balik.

Karena menganggap banyak kejanggalan, H Fathul Azis dan pendukungnya pun mendesak agar Pilkades di Desa Labuan Tereng ditunda.

“Kami minta ditunda, kalau tidak kami tidak bisa menjamin,” ancam Herman, salah seorang juru bicara H Fathul Aziz.

Mendengar keluah Balon H Fathul Aziz dan massa aksinya, Kepala BPMPD Lobar HL Surapati meluruskan, bahwa semua proses terkait Pilkades merupakan kewenangan Panitia Pemilihan (Panlih) masing-masing desa. Tidak ada kewenangan pihaknya untuk mengambill kebijakan.

Menurutnya, BPMPD hanya menerima nama calon dari masing-masing panitia desa untuk diserahkan ke bupati. “Itu semua kewenangan panitia desa. Terkait ini pula, kami sudah memanggil panitia pemilihan. Bukannya kami tidak turun, tapi kami langsung panggil,” kilahnya.

Surapati menegaskan bahwa semua proses tahapan penetapan calon di 18 desa peserta sudah tuntas. Dengan penandatangan berita acara yang dilakukan seluruh Balon Kades, termasuk Balon Kades Desa Labuan Tereng H Fathul Aziz.

”Sudah semua, masing-masing Balon sudah tanda tangan. Berarti mereka terima,” ujarnya.

Sementara terkait desakan penundaan Pilkades di Desa Labuan Tereng, Surapati mengakui dirinya tidak berani mengambil keputusan. Karena itu jelas sudah melanggar Undang-Undang. “Kalau memang keberatan, lebih baik ajukan gugatan,” tandasnya.

Untuk menyelesaikan persoalan ini, pihaknya akan menfasilitasi dengan mempertmukan pihak panitia dengan Balon H Fahul Aziz. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka