Ketik disini

Metropolis

Jangan Mainkan Timbangan!

Bagikan

MATARAM – Banyak takaran timbangan di Mataram tak sesuai! Sejumlah pedagang memainkannya untuk mendapat untung berlebih. Mereka seolah tak peduli dengan aturan, kerugian konsumen, hingga ancaman sanksi pidana yang bisa saja ditemukan.

Penelusuran Lombok Post di sejumlah pasar tradisional menunjukkan pola yang sangat sederhana. Misalnya untuk timbangan duduk yang menggunakan pemberat untuk mengetahui takaran.

Oleh pedagang nakal, pemberat bisa dimainkan dengan dikurangi. Ada dengan dibor pemberatnya, sehingga berkurang. Ada juga dengan menambah beban pada bagian tempat menaruh barang.

Indikasinya sederhana, pedagang tak akan mengangkat pemberat, karena posisi timbangan yang tak mungkin seimbang kiri dan kanan. a�?Satu kilo ya mas,a�? kata seorang pedagang sambil menimbang buah jeruk.

Faktanya, setelah ditimbang ulang dengan timbangan yang sesuai, jumlahnya kurang dari seharusnya. Terkait hal tersebut, Pemkot Mataram mengultimatum seluruh pedagang di kota ini untuk berlaku jujur.

Hal itu disampaikan Kabid Metrologi, Dinas Koperindag Kota Mataram Taufiqurrahman. a�?Jangan mainkan timbangan,a�? pesannya.

Cara curang memainkan timbangan untuk meraup untung lebih, jelas menyalahi aturan. Konsumen dirugikan adalah dampak dari timbangan dan alat ukur yang tak sesuai.

Mencegah penyimpangan terus terjadi, tahun depan akan dilakukan operasi tera dan tera ulang seluruh alat ukur. a�?Pasar tradisional yang akan kita tertibkan,a�? ujarnya.

Kenapa harus menunggu tahun depan? Menurut Taufiq, pada 2017, Bidang Metrologi akan makin luas cakupannya. Sejumlah kewenangan provinsi sudah berpindah pada kota saat itu. Staf di bidang tersebut juga akan bertambah. Dari sebelumnya hanya empat orang menjadi 18 orang. a�?Jadi kerjanya bisa lebih masif,a�? ujarnya.

Untuk tahap awal,Taufiqurrahman mengatakan belum akan memberikan sanksi. Pembinaan dan penyadaran dilakukan pada pedagang yang nantinya diketahui tak sesuai takaran timbangan dan alat ukurnya.

Namun, jika telah ditertibkan kembali dengan sengaja merubah timbangan, bisa saja sanksi diberikan. Bahkan aturan memungkinkan hal itu dibawa ke ranah hukum, karena berkaitan dengan pelindungan konsumen dan penipuan. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys