Ketik disini

Sumbawa

Komisi II Prihatin Capaian PAD Minim

Bagikan

TALIWANG – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat  (KSB) menilai SKPD yang mengelola potensi pendapatan asli daerah (PAD) tidak bekerja maksimal. Ini tercermin dari kontribusi PAD hanya Rp 40 miliar dari Rp 1,12 triliun rencana pendapatan pada tahun anggaran 2017 mendatang.

Ketua Komisi II DPRD KSB Aherudin Sidik mengatakan, SKPD terkait perlu menggenjot kinerja untuk meningkatkan kontribusi PAD pada APB. Selama ini kontribusi PAD terhadap APBD berkisar tiga hingga empat persen dari total APBD setiap tahun anggaran.  Artinya, APBD KSB selama ini hanya menggandalkan dana transfer dari pusat.

‘’Kita harus berpacu mengelola dan mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki daerah untuk menopang PAD. Tidak terus-terus menggandalkan dana transfer dari pemerintah pusat. Bila perlu  beberapa tahun ke depan KSB mandiri anggaran,’’ katanya.

Dikatakan, setiap rapat dengan eksekutif, Komisi II DPRD KSB selalu mengingatkan tentang PAD ini.  Capaian dan kontribusi PAD terhadap pendapatan yang dituangkan dalam APBD setiap tahun anggaran merupakan salah satu indikator kemandirian keuangan daerah. Sehat tidaknya keuangan daerah, mandiri tidaknya keuangan daerah dilihat dari indikator capaian dan kemampuan pengelolan PAD.

‘’Ini yang perlu dipikirkan oleh Pemda Sumbawa Barat. Begitu juga dewan, baik di tingkat komisi maupun di tingkat banggar selalu mendorong  agar kreatif mengelola  sumber PAD,’’ katanya.

Potensi yang dimiliki daerah memberikan kontribusi sangat signifikan untuk meningkatkan PAD adalah sektor pariwisata dan sektor pertanian. Hanya saja, SKPD yang mengurus pariwisata kurang optimal menggali potensi sumber PAD. (is/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka