Ketik disini

Metropolis

Pakai Teknologi untuk Membangun

Bagikan

MATARAMA�– Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XVIII Tahun 2016 A�benar-benar jadi ajang unjuk gigi para inventor. Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia memamerkan teknologi tepat guna yang meraka ciptakan. Mulai dari teknologi di bidang pertanian, perikanan, pengolahan limbah, energi, hingga teknologi di bidang kesehatan.

Pembukaan Gelar TTG Nasional XVIII dipusatkan di halaman Islamic Center, Rabu (23/11). Sebanyak 208 stand dari seluruh Indonesia dibanjiri para pengunjung. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo bersama Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi mengunjungi satu per satu stand pameran. Antara lain ada mesin pemipil jagung berkelobot dari Provinsi Lampung yang menjadi juara utama.

Mesin buatan Tukimin ini cukup memberikan kemudahan bagi penani dalam memipil jagung. Pemprov NTB pun tertarik dan berniat membeli beberapa buat mesin. Satu unit mesin dijual seharga Rp 37 juta. Selain itu, ada juga mesin pencacah bling dan kaca buatan warga Kota Mataram.

Hebatnya, mesin ini dengan cepat bisa menggiling pecahan kaca bekas menjadi halus. Kaca halus ini kemudian digunakan sebagai bahan dasar pembuatan keramik dan perabot furnitur. Penjualan kaca halus tidak hanya datang dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri seperti Jepang.

Terkait Gelar TTG ini, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi mengatakan, warga NTB bersuka cita dengan diadakannya Gelar TTG di NTB. Forum seperti ini sangat dibutuhkan bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi para inventor muda. Mereka membutuhkan ruang yang lebih banyak untuk menunjukkan kreasinya.

Jika ingin maju, maka harus lebih banyak membuka ruang-ruang bagi anak negeri yang punya ide kreatif. Ruang yang ada mestinya tidak hanya digunakan para politisi, tapi harus lebih banyak untuk para inventor, para ilmuan, para cendikiawan, dan kisah-kisah sukses dari seluruh penjuru negeri, sehingga bangsa Indonesia semakin percaya diri, bahwa mereka mampu mencipakan teknologi bagi umat manusia.

Ia berharap, teknologi temuan para inventor tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik. Khususnya untuk menunjang pembanguan di desa yang berbasis teknologi.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Ahmad Erani Yustika mengatakan, penyelenggaraan TTG merupakan kegiatan nasional tahunan yang bertujuan memasyarakatkan hasil inovasi TTG dari seluruh Indonesia. Penyelenggaraan TTG ini menjadi ajang tukar menukar informasi pengembangan dan pemanfaatan TTG, khususnya bagi warga yang tinggal di desa.

Ia juga berharap, penyelenggaraan TTG dapat memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan di pusat dan daerah dalam pengembangan TTG, sehingga bisa menunjang kemajuan pembanguan.

Sementara Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, Indonesia adalah bangsa yang dikaruniai banyak berkah. Mulai dari lahan tropis nomor dua terbesar di dunia, garis pantai terbesar nomor dua di dunia,A� jumlah penduduk terbesar nomor empat di dunia, negara demokrasi terbesar nomor tiga, bangsa dengan suku budaya salah satu terbesar didunia. Jika di dunia ada kurang lebih 5000 suku bangsa dan adat istiadat, 1200 ada di Indonesia.

Indonesia termasuk ke dalam negara dengan kekuatan ekonomi nomor 16 terbesar di dunia. Di Eropa saja, dari sekian banyak negara maju namun hanya empat negara yang masuk G-20 yakni Inggris, Jerman, Italia, dan Perancis. G-20 atau kelompok 20 ekonomi utama adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa.

Jika kita bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi seperti ini diperkirakan Indonesia akan mencapai kekuatan nomor lima sampai tujuh di dunia. Ia berharap teknologi ini juga bisa menyebarkan informasi lebih besar sehingga persatuan dan kesatuan bangsa bisa kita jaga dan kedepannya Indonesia bisa menjadi Negara yang besar. A�a�?Mari gunakan inovasi ini untuk lebih mempercepat pembangunan desa,a�? imbuhnya.

Baginya, desa bisa menjadi motor pembangunan, dengan dukungan tekonologi tepat guna yang semakin banyak ia berharap bisa mempercepat pembangunan di desa-desa di Indonesia. (ili/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys