Ketik disini

Sumbawa

Pemda KSB Surati Manajemen AMNT

Bagikan

TALIWANG — Polemik seputar rencana pemberian uang penghargaan kepada eks karyawan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) yang kini beralih menjadi karyawan Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) disikapi serius Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) secara resmi melayangkan surat kepada manajemen AMNT di Batu Hijau. Dalam surat itu, pemerintah meminta pihak manajemen tidak memberlakukan kriteria tertentu tentang pemberian uang penghargaan tersebut.

Pemda KSB berharap, uang penghargaan itu diberikan kepada seluruh karyawan. Seperti diketahui, AMNT dikabarkan tidak akan memberikan uang penghargaan kepada seluruh karyawan. Uang penghargaan itu hanya akan diberikan kepada karyawan yang masuk kategori aktif dan tidak bermasalah. Sementara karyawan yang masuk kategori aktif bermasalah dan tidak aktif dan bermasalah (skorsing) tidak akan mendapatkan uang tersebut.

‘’ Dalam surat itu, kita meminta tidak ada perlakuan diskriminatif tentang uang apresiasi ini,’’ kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Pengawasan (Hiwas) Disosnakertrans Zainuddin, kemarin.

Pemerintah, kata Zainuddin, meminta AMNT tidak mengambil keputusan sepihak terkait uang apresiasi ini. Pemda KSB menghendaki uang penghargaan itu layak diterima seluruh karyawan. Apalagi, selama ini karyawan sudah memberikan dedikasi dalam mendukung operasional tambang di Batu Hijau. ‘’Untuk menentukan karyawan itu masuk dalam kriteria yang tidak layak menerima uang penghargaan ini juga masih perlu dipertanyakan. Karenanya, kita minta itu diberikan kepada semua karyawan,’’ tegasnya.

Diakuinya, pekerja yang masuk dalam kriteria terkena skorsing dan sakit di atas 15 bulan itu tidak akan mendapat uang penghargaan. Zainuddin menegaskan, hal tersebut tentu saja tidak beralasan. Apalagi, uang penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan yang selama ini sudah bekerja.

‘’Bagamanapun juga, status mereka itu masih sebagai karyawan. Karenanya, mereka berhak mendapat uang apresiasi itu,’’ ingatnya.

Zainuddin menegaskan, terkait surat yang dilayakan pihaknya itu juga sudah disampaikan kepada bupati. Bupati bahkan meminta agar AMNT konsisten dengan apa yang disampaikan sebelumnya. Dimana semua karyawan akan mendapatkan uang penghargaan. ‘’Pak Bupati sudah tahu tentang hal ini. Beliau sangat mendukung, karena memang sejak awal pemerintah menghendaki semua karyawan harus mendapatkan uang apresiasi ini. Tanpa terkecuali,’’ katanya.

Bagaimana komunikasi pemerintah dengan serikat pekerja? Zainuddin mengakui, sampai saat ini Pemda KSB belum menjalin komunikasi resmi dengan serikat pekerja yang ada di AMNT. Kendati demikian, pihaknya optimis apa yang diperjuangkan Pemda KSB ini sejalan dengan harapan serikat pekerja.

Zainuddin juga tidak menampik sampai saat ini surat tersebut belum direspons manajemen AMNT. Dia berharap, dalam waktu tidak terlalu lama, surat pemerintah ini harus ditanggapi secara resmi oleh pihak AMNT.

‘’Kita sudah coba konfirmasi, menurut pihak AMNT surat itu secepatnya akan ditindaklanjuti. Kita tunggau saja, seperti apa isi surat mereka nanti,’’ katanya.

Berdasarkan data Disosnakertrans KSB, terdapat sekitar 81 karyawan yang tidak akan mendapat uang penghargaan. Angka itu muncul dikarenakan beberapa kasus, baik yang sedang ditanggani oleh pengadilan hubungan industrial (PHI) maupun karena sakit di atas 15 bulan. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka