Ketik disini

Sumbawa

Pengendara Motor Mendominasi

Bagikan

SUMBAWA – Sudah sepekan Operasi Zebra 2016 dilaksanakan oleh aparat Polres Sumbawa. Sekitar 600 lebih pelanggar berhasil dijaring. Pelanggaran ini masih didominasi para pengendara kendaraan roda dua.

Kasat Lantas Polres Sumbawa Iptu Donny Wira mengatakan, sebelum pelaksanaan operasi pihaknya sudah memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Selama seminggu operasi, pihaknya telah menerapkan sebanyak 684 tilang dan teguran kepada pengendara kendaraan bermotor. Dengan jumlah tilang sebanyak 500-an lebih dan memberikan 100 lebih teguran.

”Untuk pelanggarnya didominasi oleh pengendara sepeda motor,” ujarnya kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin.

Dipaparkan, jenis pelanggaran yang paling banyak adalah tidak menggunakan helm. Setelah itu barulah pelanggaran tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Juga ada pengendara yang berbalik arah saat melihat pelaksanaan operasi. Ada juga pengendara sepeda motor yang tidak mematuhi perintah polisi saat diminta untuk berhenti saat operasi.

Dengan banyaknya pelanggaran tidak menggunakan helm, masih ada masyarakat yang belum sadar tentang tertib berkendara. Menurut paparan dari Korlantas Pusat, bahwa terjadinya kecelakaan lalu lintas yang fatal dan mengakibatkan meninggal dunia adalah pengendara motor yang tidak menggunakan helm.

”Kalau kata Pak Gubernur saat kami rapat di Mataram, itu mengalahkan jumlah pasukan yang perang. Ini jumlah laka (kecelakaan, red) lho. Dilihat dari sensus penduduk, orang meninggal dunia paling besar karena kecelakaan lalu lintas dibandingkan dengan yang sakit atau umur,” terang perwira muda ini.

Sementara untuk kendaraan roda empat sendiri, hingga saat ini tercatat sekitar 70 pelanggar. Didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt. Selain itu, ada juga pengendara yang tidak menggunakan plat nomor kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.(run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka