Ketik disini

Giri Menang Headline

Dewan Makin Tajir

Bagikan

GIRI MENANGA�– Anggota DPRD Lombok Barat bakal semakin “gendut” mulai 2017 mendatang. Itu setelah adanya usulan kenaikan tunjangan perumahan bagi para wakil rakyat ini.

Rencana tersebut pun mendapat sinyal positif. A�Setelah Sekda Lobar HM Taufiq yang dikonfirmasi memastikan, pihaknya juga telah sepakat. “Yang pasti ada tambahan, tetapi tergantung tim appraisal nanti,a�? kata Tauiq, kemarin.

Sekda mengatakan, rencana penambahan tunjangan perumahan tersebut, sejatinya berasal dari usulan dewan yang dibahas di RAPBD 2017 dan KUA-PPAS. Namun soal finalisasi, masih menunggu kajian tim appraisal.

Seperti diketahui, jumlah tunjangan perumahan anggota DPRD Lobar saat ini sebesar Rp 7,5 juta. Ketika ditanya, besaran nilai yang diajukan, Sekda berkilah lupa. “Saya lupa pastinya, tapi tidak jauh dari itu,a�? katanya.

Adanya kenaikan tunjangan perumahan dewan berbanding terbalik dengan gaji tenaga honorer daerah (Honda) di Pamkab Lobar. Upah Honda yang perbulan masih di bawah UMK, nampaknya tahun depan belum akan naik.

Dikonfirmasi soal tunjangan Honda, Sekda mengaku belum ada rencana bahkan belum ada pembahasan ke arah sana. Kendati demikian, Sekda mengakui jika saat ini upah yang diterima setiap bulan masih di bawah UMK.

a�?Kami bukannya tidak memperhatikan itu (gaji Honda), tapi harus melihat kemampuan finansial daerah,a�? katanya.

Apakah sudah ada rencana untuk menaikkan gaji Honda? a�?Belum, belum ada,a�? tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Rabu (23/11) lalu. Usai menghadiri rapat dengan anggota DPRD Lobar, Bupati yang dikonfirmasi soal tunjangan Honda mengaku sulit merealisasikannya. Ia beralasan, kondisi keuangan daerah saat ini belum stabil.

a�?Kami rasa sulit. Tapi kami akan tetap diskusikan dengan dewan,a�? imbuh orang nomor satu di Lobar itu. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka