Ketik disini

Headline Selong

Gaji Guru Honor Disesuaikan UMR

Bagikan

SELONG – Angin segar bagi para guru non PNS di Lombok Timur (Lotim). Wakil Bupati Lotim H Haerul Warisin mengungkapkan akan memperjuangkan nasib guru honorer agar bisa menerima Upah Mininum Regional (UMR). Itu disampaikan Wabup usai menutup acara After School Program di Lapangan Sikur, Lotim kemarin (24/11).

“Kalau guru honor yang sudah mendapat SK Bupti, saya sudah janji pada diri saya bahwa guru itu harus diberikan sesuai dengan UMR. Kalau UMR Rp 1,2 juta sebulan ya sekian mereka punya honor,” ungkapnya.

Namun untuk guru yang ada di luar SK Bupti, honor yang didapatkan tidak menentu. Sesuai dengan kemampuan anggaran sekolah melalui dana BOS. Inilah yang membuat mereka dibayar rata-rata Rp 150 ribu per bulan. Itu pun dibayarkan tiap tiga bulan sekali.

A�”Ada wacana tahun depan kita ada penambahan jumlah guru honorer yang akan di SK-kan Bupati. Jumlahnya kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ucap Wabup.

Dijelaskannya, harus ada pengelolaan yang baik terkait guru serta dunia pendidikan Lotim secara umum. Hal ini juga terkaitA� masih keberadaan guru yang belum ter SK-kan dan sifatnya masih sukarela.

“Untuk itu nanti akan kita sesuaikan kembali,” sambung Warisin.

Seperti diketahui saat ini guru honor yang sudah mendapat SK Bupati dari data Dinas Dikpora Lotim berjumlah 1.005 orang. Dimana guru yang baru mulai mengajar tahun pertama mendapat honor Rp 550 ribu. “Jika sudah menginjak tahun ketiga mengajar, honor guru tersebut menjadi Rp 750 ribu,” kata Lalu Suandi, Kepala Dinas Dikpora Lotim. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka