Ketik disini

Praya

Penjual Miras di Kuta Tiarap

Bagikan

PRAYAA�– Tim gabungan dari Polres Lombok Tengah (Loteng), Kodim 1620 dan Satpol PP menggelar razia Minuman Keras (Miras) di sejumlah kafe, kos-kosan dan warung di wilayah Kuta, Pujut. Mereka berhasil menyita puluhan botol miras jenis bir dan tuak.

a�?Barang bukti sudah kami amankan di Polres,a�? kata Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK, melalui Kasubag Humas Polres Loteng AKP I Made Suparta, kemarin (24/11).

Razia tim gabungan, kata Suparta digelar Rabu malam, kemarin di beberapa titik. Pertama, di Cafe Benjon. Di tempat itu, tim tidak menemukan apa-apa. Kecuali, pintu kafe yang tertutup rapat, tidak ada aktivitas sedikit pun. Kemudian, di kos-kosan milik Amaq Sisik dan Inaq Erwan warga Dusun Rangkap Satu Desa Kuta.

a�?Di kos-kosan itu, kami berhasil menyita lima botol miras jenis tuak dan dua botol jenis bir,a�? kata pria yang sebentar lagi pensiun tersebut.

Di tempat yang berbeda, lanjut Suparta di warung Rasta milik Agus Salim warga Rambitan, tim kembali menemukan barang bukti berupa, 37 botol ukuran kecil dan 19 botol bir ukuran besar. Lalu, di kafe milik Andre tim kembali menyita tujuh botol miras jenis bir.

Selanjunya, kata Suparda di kedai tuak milik Amaq Puput ditemukan satu jerigen tuak, tiga botol bir dan enam botol tuak. Di warung Riasih atau Amaq Melati, lagi-lagi tim berhasil menyita 20 botol tuak, 21 botol bir dan empat jerigen tuak yang disembunyikan di pinggir Pantai Senek.

a�?Kegiatan terakhir, kami tutup dengan upacara konsolidasi di Polsek Kuta. Kami berharap, pemilik kafe, kos-kosan dan warung tidak menjual miras secara illegal,a�? seru Suparta.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka