Ketik disini

Tanjung

AGTKH Minta Pemkab Lebih Perhatian

Bagikan

TANJUNG – Peringatan Hari Guru digunakan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengunjungi sejumlah sekolah. Dalam kunjungan tersebut bupati didampingi Sekretaris Dikbudpora Lombok Utara M. Najib.

Bupati dan rombongan mengunjungi tiga sekolah yakni SDN 1 Pemenang Barat, SMPN 1 Tanjung, dan SMAN 1 Gangga. Dalam kunjungan tersebut, Najmul menyarankan seluruh siswa untuk menghormati dan menyayangi para guru. “Kunci kesuksesan siswa itu tidak lepas dari peran gurunya,a�? ujarnya di hadapan murid SDN 1 Pemenang Barat.

Ia mengatakan, guru mengajar dengan baik, maka siswa pun harus baik. Sehingga para siswa harus hormati guru. Karena, seorang guru ilmunya tetap melekat, sehingga tidak ada bekas guru.

Terpisah, Ketua Asosiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (AGTKH) Lombok Utara Denda Suriah Sari mengatakan, pekerjaan guru sama. Hanya saja dalam hal kesejahteraan masih belum setara antara guru PNS dan honorer. a�?Tidak ada mata pelajaran yang berbeda antara guru PNS dan honor. Perbedaan kami adalah soal gaji,a�? tandasnya.

Kata dia, saat ini sejumlah guru justru merasa seperti anak tiri.A� “Kami harap semua bisa dapat sama, tetapi memang begini lah realisasinya saya mohon kawan-kawan di AGTKH bersabar,a�? imbuhnya.

Menurutnya, keberpihakan Pemkab Lombok Utara terhadap guru honor dianggap sudah maksimal. Tetapi teknisnya yang dianggap sedikit kurang apik. Misalnya Bosda yang per triwulan. Guru SD dan SMP di bawah Dikbudpora Lombok Utara hanya dapat sedikit, dan bahkan tenaga kependidikan satupun tidak dapat.

Lebih lanjut, Denda mengungkapkan, besaran gaji yang diterima guru honorer melalui Dikbudpora yakni Rp 188 ribu per bulan. Uang tersebut dibayarkan per tiga bulan sekali. “Tentu tidak cukup dan jauh berbeda dari gaji tenaga honorer di SKPD,a�? keluhnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka