Ketik disini

Metropolis

Blangko Kosong, Terpaksa Pakai SK

Bagikan

MATARAM – Proses pencetakan KTP Elektronik (E-KTP) terganggu. Blangko yang sedianya tiba di Kota Mataram akhir November atau awal Desember, batal datang.

a�?Gagal lelang, seluruh Indonesia begitu,a�? kata Kadis Dukcapil Kota Mataram H Ridwan, kemarin(25/11).

Kini pusat tengah berpacu dengan waktu, memproses lelang ulang, agar awal tahun blangko bisa siap. Namun yang jadi masalah, lanjut Ridwan, pelayanan di daerah, termasuk Kota Mataram, tidak bisa berhenti hanya karena alasan blangko yang tidak tersedia. Karena itu, kekosongan blangko disiasati dengan menerbitkan surat keterangan (SK).

a�?SK ini pengganti E-KTP,a�? tegasnya.

Setiap masyarakat yang memiliki SK, punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan sebagaimana pemilik E-KTP. SK ini berlaku selama enam bulan. Ditegaskannya, SK tersebut tak boleh ditolak pihak manapun. Baik perbankan, sekolah, dan lainnya. a�?Seharusnya tak ada penolakan, fungsinya kurang lebih sama,a�? ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan karena ada sejumlah informasi, jika SK yang dimiliki masyarakat ditolak sejumlah pihak. Menurut Ridwan, SK itu berlaku secara nasional dengan sejumlah ketentuan yang dikeluarkan langsung pusat. Hingga kini, potensi wajib KTP yang belum mengantongi E-KTP diperkirakan dikisaran 4-5 ribu orang.

Secara capaian, sebenarnya Mataram sudah sangat baik, bahkan melebihi presentase nasional. Tak kurang 98 persen penduduk kota sudah memiliki E-KTP. Jika tahun depan ada yang pindah, dan berumur 17 tahun, penyesuaian tinggal dilakukan. a�?Capaian kita sudah baik, yang belum punya E-KTP pun kita layani dengan SK,a�? pungkasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka