Ketik disini

Metropolis

Pemprov Temukan 100 Pulau Baru

Bagikan

MATARAM – Provinsi NTB semakin dekat dengan predikat daerah kepulauan. Pemprov melalui Badan Informasi Geoparsial (BIG) dan tim Pembakuan Nama Rupa Bumi menemukan seratus pulau baru di sekitar perairan NTB, belum lama ini. Pemberian nama untuk masing masing pulauA�sudah akan diselesaikan Desember mendatang.

Kepala biro Pemerintahan Pemprov NTB Irnadi KusumaA�mengungkapkan, ini adalah momentum yang sangat ditunggu masyarakat. Bagaimana tidak, penemuan ini seolah mendukung ditetapkannya NTB sebagai salah satu provinsi kepulauan di Indonesia. “Ini adalah indikator untuk memperkuat ciri kepulauan kita,” kata Irnadi.

Sebelumnya, NTB diketahui memiliki 280 pulau. Dengan total itu saja, beber dia, NTB sudah memenuhi persyaratan untuk menyandang predikat provinsi kepulauan. “Apalagi ditambah seratus pulau lagi jadi 380, minimal sebuah provinsi harus punya 100 pulau predikat tersebut,” tukasnya.

Menurutnya, penemuan 100 pulau ini belum tuntas sepenuhnya. Pemprov NTB masih bisa menemukan pulau lainnya dengan citra satelit. Cara yang sama yang digunakan untuk menemukan seratus pulau tersebut. “Verifikasi tentang keberadaan pulau masih akan dilakukan, sehingga makin banyak ditemukan semakin besar peluang kita,” tegasnya.

Selain itu, sebagian besar pulau yang ditemukan tersebut berada di satu kabupaten saja. Itu pun belum menyasar seluruh bagian kabupaten tersebut. “Memang dominan di Lombok Barat. Dari total seratus, ada sekitar 90 pulau di temukan di Sekotong, Lombok Barat,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, penetapan sebuah daratan untuk dianggap pulau bukan hal yang main-main. Diungkapkan, daratan yang muncul pada saat surut atau hanya terlihat pada saat pasang tidak dianggap sebagai pulau. “Tim juga gak asal-asalan menentukan pulau, contohnya seperti gili kapal di Lombok Timur, itu bukan pulau,” jelasnya.

NTB adalah salah satu dari tujuh daerah yang mengajukan diri sebagai provinsi kepulauan. Selain itu ada, NTT, Riau, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara juga tengah memperjuangkan predikat khusus tersebut.

Selain predikat khusus yang akan disandang, APBD untuk provinsi kepualauan pun akan berbeda dibanding provinsi daratan. Luas daratan provinsi kepulauan jauh lebih kecil ketimbang luas laut. Sehingga perhitungan APBD pun terbatas, dibanding provinsi daratan.

Sebagai catatan, NTT memiliki luas lautan mencapai 88 persen, NTB 85 persen, Kepulauan Riau 96 persen, Bangka Belitung 75,80 persen, Sulawesi Utara 78,90 persen, Maluku 92,96 persen, dan Maluku Utara 90,80 persen. Ini tentu saja menjadi catatan penting bagi pemerintah pusat untuk mengakui keistimewaan yang dimiliki provinsi kepulauan. “Tentu kalau sudah ditetapkan, provinsi kepulauan akan mendapatkan perlakuan khusus,” imbuhnya.

Irnadi menambahkan, pemberian nama untuk seratus pulau akan ditentukan setelah melakukan pendekatan lokal. Selain itu, pihaknya juga membuat ruang bagi masyarakat untuk pemberian nama. “Nanti kan bisa saja nama diambil dari sejarahnya, cerita rakyatnya, atau ciri khasnya, pokoknya Desember selesai,” pungkasnya. (van/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka